Indonesiasurya.com || Lembata - Memastikan Stok Obat mencukupi Jelang akhir tahun 2025 dan memasuki awal tahun 2026. Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P, tinjau gudang obat dinas kesehatan kabupaten Lembata.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Inspektur Daerah, Patrisius Emi Ujan, S.Sos., M.Si, memeriksa stok berbagai jenis obat, termasuk obat program dan non-program.
Bupati Tuaq ingin memastikan bahwa alur distribusi berjalan baik dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tepat waktu.
Tim dari Dinas Kesehatan memaparkan kondisi stok obat, termasuk vaksin, tablet tambah darah, serta jumlah obat yang sudah kedaluwarsa dan telah dipacking serta dikarantina sesuai prosedur.
Menanggapi hal ini, Bupati Kanisius menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dan penerapan SOP yang lebih ketat dalam pengelolaan obat dan pelayanan kesehatan.
Ia meminta Dinas Kesehatan memperkuat sistem kerja, meningkatkan akurasi data sasaran, serta memastikan tidak ada hambatan dalam distribusi obat kepada masyarakat.
“Kita harus memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik. SOP harus diterapkan, data harus akurat, dan semua jajaran bekerja maksimal agar keluhan masyarakat tidak terulang,” tegas Bupati Tuaq.
Turut hadir mendampingi Bupati, diantaranya, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Goerillya A. Huar Noning, Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Bernardus Yoseph Beda, M.M, Kepala Bidang, Rosa Delima Tuto serta para staf Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata.
Kunjungan ini menjadi langkah penting untuk memperbaiki tata kelola obat, meningkatkan pelayanan, dan memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat Lembata terpenuhi secara berkelanjutan. ++ ProkompimPemkabLembata