Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Semana Santa 2026, Umat dan Peziarah Harus Daftar Dan Gunakan Tanda Pengenal.

panitia berharap pelaksanaan Semana Santa Larantuka 2026 dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.

Indonesiasurya
Rabu, 01 April 2026 | 10:15:33 WIB
Foto

Larantuka - Semana Santa harus dijalani sebagai momentum ziarah dan devosi, bukan sebagai ajang pembuatan konten pernyataan tegas RD. Ansel Liwun Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Larantuka.

Pernyataan ini disampaikan saat warga Kota Larantuka Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mempersiapkan perayaan tahunan Semana Santa atau Pekan Suci dalam rangka Hari Paskah bagi umat Katolik.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ribuan peziarah dari berbagai kota di Tanah Air hingga mancanegara diperkirakan akan memadati kota tersebut.

Tradisi keagamaan ini mencapai puncaknya pada peringatan Jumat Agung, yang menjadi inti dari rangkaian ritual Semana Santa.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Larantuka, RD. Ansel Liwun dalam konferensi pers di halaman Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, Selasa 31 Maret 2026 mengatakan pelaksanaan Semana Santa harus dijalani sebagai momentum ziarah dan devosi, bukan sebagai ajang pembuatan konten.

Imbauan ini disampaikan menyusul evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya yang menunjukkan adanya pergeseran sikap sebagian umat dalam mengikuti rangkaian perayaan Pekan Suci.

Menurut RD. Ansel, salah satu hal yang menjadi perhatian serius adalah maraknya penggunaan telepon genggam untuk mengambil foto dan video selama prosesi berlangsung.

Bahkan, dalam beberapa momen sakral, cahaya flash dari ponsel terlihat lebih dominan dibandingkan nyala lilin yang seharusnya menjadi simbol utama dalam perayaan tersebut. Situasi ini dinilai mengganggu kekhidmatan serta mengurangi makna spiritual dari tradisi Semana Santa.

“Kita datang ke Larantuka untuk berziarah dan berdevosi, bukan untuk membuat konten. Jangan sampai kehadiran kita justru mengganggu umat lain yang sedang berdoa,” tegasnya.

Panitia Perayaan Pekan Suci Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka sendiri telah menyiapkan sistem peliputan resmi. Seluruh dokumentasi kegiatan akan dilakukan oleh tim media yang telah ditunjuk dan akan disiarkan melalui layanan live streaming. Dengan demikian, umat tidak perlu mengambil dokumentasi secara berlebihan selama mengikuti prosesi.

Untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan, panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi oleh seluruh peziarah. Setiap umat yang mengikuti rangkaian kegiatan Semana Santa diwajibkan melakukan pendaftaran, baik secara daring maupun langsung di sekretariat panitia. Hal ini terutama berlaku bagi peziarah yang berasal dari luar paroki maupun luar Keuskupan Larantuka.

Selain pendaftaran, panitia mewajibkan setiap peziarah mengenakan tanda pengenal resmi selama mengikuti kegiatan. Penggunaan atribut lain yang dapat mengganggu suasana ibadah tidak diperkenankan. Bahkan secara khusus pada prosesi Jumat Agung, seluruh peziarah tanpa terkecuali wajib mengenakan tanda pengenal tersebut.

Aturan khusus juga diberlakukan bagi insan media. Setiap jurnalis yang akan melakukan peliputan diwajibkan mendaftarkan diri melalui jalur resmi dan mengenakan identitas selama bertugas. Jadwal peliputan telah diatur secara rinci oleh panitia, termasuk waktu-waktu tertentu untuk pengambilan gambar di lokasi devosi seperti Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana.

Meski demikian, terdapat sejumlah pembatasan yang harus dipatuhi. Media tidak diperkenankan mengambil gambar di dalam gereja saat perayaan Ekaristi maupun Lamentasi berlangsung. 

Penggunaan drone juga dilarang selama periode Jumat Agung hingga Sabtu Santo. Untuk prosesi di Armida, pengambilan gambar hanya diperbolehkan dari titik yang telah ditentukan.

Panitia juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, orang sakit, ibu hamil atau menyusui, balita, serta penyandang disabilitas. Mereka akan diberikan tanda khusus berupa pita merah serta prioritas pelayanan selama mengikuti ziarah di berbagai titik devosi.

Dalam rangka menjamin keselamatan seluruh peserta, jalur prosesi ditetapkan sebagai jalur khusus ambulans. Masyarakat diminta untuk tidak menghalangi kendaraan darurat serta tidak menutup jalur evakuasi yang telah disediakan.

Dengan berbagai ketentuan tersebut, panitia berharap pelaksanaan Semana Santa Larantuka 2026 dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.

Tradisi ini diharapkan tetap terjaga sebagai warisan iman yang bernilai tinggi, sekaligus memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi seluruh peziarah.***


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Bantuan Nelayan & Pangan Diserahkan, Bupati Lembata Buka Konektivitas dan Pariwisata Baru di Kedang

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen stabilitas pangan dan

| Kamis, 27 Agustus 2026
DPW SULSEL ELANG MAS Baramakassar Desak Polda Jambi: Jangan Ada Lagi Kekerasan terhadap Jurnalis

Ketua Komunitas Media Online Baramakassar sekaligus Humas JAMIRA, Arfah Amiruddin (Bara Makassar), meminta aparat kepoli

| Kamis, 27 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5