Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Seram dan menakutkan, Kisah Linus Wejak mantan pegawai kantor camat Atadei tentang pengeboran air tanah di Bauraja.

Setelah Beberapa kali Penyambungan pipa Mata Bor, terjadi guncangan besar dengan suara seperti runtuh dan tercebur kedalam air.

Indonesiasurya
Minggu, 13 Oktober 2024 | 22:36:50 WIB
Plang peringatan

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Lius Wejak mantan pegawai pada kantor camat Atadei menceriterakan pengalaman nyata saat masih berdinas di kantor camat Atadei . 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/356-prospek-tambang-panas-bumi-jalur-cincin-api-indonesia-berisiko-bencana

Wejak menuturkan ketika itu camat Atadei di Jabat oleh almarhum Yance Layar dan sekcam Philipus Laga Kedang sementara dirinya sebagai kepala seksi pemerintahan Rangkap Kasie Trantib.

Lembata kaya dan potensial dengan berbagai sumberdaya Alam baik yang ada di atas permukaan dan termasuk yanh ada di dalam perut pulau lembata.

Semuanya adalah Karunia Tuhan. Saya cuma menyampaikan pengalaman nyata saya ketika berdinas di Kecamatan Atadei Per April 1999 - Agustus 2002.

Lanjut wejak Pada tahun 2000, ada kegiatan Pengeboran Air Tanah dengan dua titik Di Wilayah Bauraja. Titik 1 di penurunan sebelum kampung Bauraja, hasilnya tidak ada setitik pun air, namun disitu ada temuan jalur pipa kepundan  gunung api tua, yang menurut pengamat gunung api wilayah Atadei Gaspar Hare Roma bahwa Jalur Pipa Kepundan Tersebut belum terekam dalam peta geologi terkhusus di Atadei. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/terkait-rencana-pengeboran-panas-bumi-atadei-masyarakat-watuwawer-minta-jaminan-pln-soal-dampak-negatif

Pengeboran titik kedua di Kampung Bauraja, sebelah kiri jalan raya kurang lebih lurus dengan Teluk Waiteba. Pengeboran dilakukan dengan lancar, Namun Setelah Beberapa kali Penyambungan pipa Mata Bor, terjadi guncangan besar dengan suara seperti runtuh dan tercebur kedalam air.

kami yang ada di lokasi kala itu panik karena, seperti diguncang naik turun. Teknisi ketika itu dengan cepat merobek dan memasukan semen putih dengan maksud bisa menutup lubang yang diduga tetapi meski semen satu dum truck habis terisi hasilnya cuma bisa mengancing mata bor alias nihil. 

Setelah semua mesin dimatikan kami mendengar dengan sangat jelas aliran air yang sangat besar, teknisi menduga itu semacam mata gua yang ditembus mata bor.   

Linus Wejak mengatakan, pengalaman ini ia ceritakan terkait dengan rencana pengeboran panas bumi, mungkin bisa jadi referensi meminimalisir resiki agar aman dan bermanfaat untuk banyak orang.

Diakhir kisahnya Linus Wejak meminta agar sesama saudara yang terlibat saat itu khususnya Para Kades Se wilayah  Atadei dan Rekan-rekan se Kantor Camat Atadei kala itu, Seperti Pa Pit Peka Soge, Bp Gaspa Hare Roma, Bp Philipus Kedang, Pa Markus Labi Waleng, Pa Sipri Plea Ladjar, bisa memberikan masukan berupa pengalaman dan cerita ketika itu untuk melengkapi dan meluruskan.

Sementara itu Ledjab tokoh muda Atadei kepada indonesiasurya.com mengatakan bahwa pada umumnya masyarakat Atadei menolak rencana pengeboran panas bumi.

"masyarakat minta jaminan pihak PLN jika dilakukan pengeboran panas bumi terdapat dampak negatif" ungkap Ance.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Skrining Katarak, Cara RS Bukit Lewoleba Berbagi Cinta Di Tanah Misi

Mereka sudah lama hidup dalam pandangan kabur, seolah dunia ditutupi kabut yang tak kunjung pergi. Rs Bukit memberikan P

| Kamis, 05 Maret 2026
Komitmen Transparansi, PLN Hadirkan “Matahari dalam Tanah” sebagai Ruang Dialog Energi Bersih

keberhasilan pengembangan geothermal turut ditentukan oleh relasi yang terbangun antara pemerintah, pelaku pembangunan,

| Kamis, 05 Maret 2026
14 Rumah Terbakar di Terang-Terang, Polres Bulukumba Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak

Kompol Syamsul Bahri menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Bulukumba dan Bhayangkari te

| Kamis, 05 Maret 2026
Pengurus P3A Aubala Dikukuhkan, Bupati Lembata Tekankan Kelola Air Waikomo Secara Baik

P3A, yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung to

| Kamis, 05 Maret 2026
Rujab Mendadak Jadi Rumah Rakyat, Ribuan Warga Hadir Bukber

Ramadhan adalah bulan berbagi. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

| Rabu, 04 Maret 2026
Hangatnya Ramadan, Polres Bulukumba Buka Puasa Bersama Anak Panti Darul Itiha

Momentum ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatia

| Rabu, 04 Maret 2026
Wakil Ketua DPRD Lembata, Fransiskus Xaverius B Namang, Apresiasi Yayasan Plan Lakukan Survei HIV/Aids

Plan sudah cukup baik mengambil peran itu, sekarang tinggal bagaimana Dinas terkait mendorong itu untuk penanggulangan s

| Rabu, 04 Maret 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8