Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Jurnalisme Berkualitas Dalam Tantangan Disrupsi Teknologi dan Kebebasan Pers

Media mungkin tidak berhasil membuat publik memercayai sesuatu, tetapi selalu berhasil membuat publik memikirkan suatu isu.

Indonesiasurya
Senin, 09 Februari 2026 | 08:18:16 WIB
Foto

Lembata - Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke 80 yang mengangkat tema,  "Pers sehat, ekonomi berdaulat, Bangsa kuat", dirayakan dalam hikmah oleh forum jurnalis Lembata (FJL) provinsi Nusa tenggara timur.

Ketua FJL Alexander Paulus Taum diawal sambutan menegaskan, Di negara demokrasi, informasi ibarat oksigen yang menjadi barang publik. Tantangannya kini, informasi di internet justru dimanipulasi oleh opini-opini publik yang sebenarnya tidak ada, akhirnya dianggap ada.

Disrupsi teknologi dan kebebasan pers menjadi dua pukulan terberat pers dalam menghadirkan jurnalisme yang berkualitas. Padahal, kualitas demokrasi salah satunya dipengaruhi oleh kualitas jurnalisme dalam menghadirkan informasi sebagai barang publik.

Di negara demokrasi, informasi ibarat oksigen yang menjadi barang publik. Jika kualitas informasi yang disuplai untuk publik tidak berkualitas, bisa berdampak pada kualitas demokrasi. Pers punya peran menyediakan 'oksigen' yang sehat untuk publik.

Di era disrupsi teknologi,
Uber, Gojek, Grab → mendisrupsi taksi konvensional.
Netflix, YouTube → mendisrupsi industri TV dan bioskop.
E-commerce (Tokopedia, Shopee) → mendisrupsi toko fisik.
AI dan otomasi → mendisrupsi kerja administratif dan industri manufaktur.
Fintech → mendisrupsi bank tradisional.

Media mungkin tidak berhasil membuat publik memercayai sesuatu, tetapi selalu berhasil membuat publik memikirkan suatu isu. Ketika narasi yang dimanipulasi oleh media-media arus utama itu masuk dalam percakapan publik, maka akan menjadi wacana yang dianggap benar oleh masyarakat. Pada titik ini, kredibilitas, integritas, dan independensi media, dan juga jurnalis, menentukan ke mana arah demokrasi kita, ke arah mana publik dituntun.

Oleh karena itu, tugas pers ke depan adalah menyajikan berita yang lebih jernih dan bisa menjelaskan informasi melebihi opini-opini warga yang banyak beredar di media sosial. Hal itu sangat bisa dilakukan karena pers terikat pada kode etik, dan juga undang-undang.

Jurnalisme berkualitas menjadi elemen penting untuk menyebarkan informasi menjadi jernih dengan merekam fakta sebaik-baiknya. Namun, di era sekarang, hal tersebut jelas tidak mudah dilakukan oleh jurnalis karena melimpahnya informasi di media sosial.

Peranan cross-check dan filter berita dalam newsroom memegang peranan penting untuk meningkatkan kualitas berita.

Media juga harus melihat pembaca sebagai bagian integral dalam proses pembuatan berita. Media harus peka terhadap permintaan pembaca, bahkan menjadikan pembaca sebagai bagian dari ekosistem informasi. Media dan jurnalisme, dalam hal ini, bertanggung jawab memastikan bahwa teknologi hanya alat yang membantu meningkatkan kualitas jurnalisme, bukan sebaliknya.

Alexander salah satu dari lima awak media penerima piagam penghargaan atas dedikasi selama kurang lebih 20 tahun setia sebagai jurnalis mengatakan, Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap 9 Februari bertepatan peringatan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946 di Surakarta.

Penetapan ini didasarkan pada Keputusan Presiden No. 5 Tahun 1985 yang ditandatangani Presiden Soeharto, guna menegaskan peran pers sebagai pilar demokrasi dan perjuangan nasional.

Bagaimana Forum Jurnalis Lembata memaknai HPN 2026?

Melalui sejumlah kegiatan sosial dan edukatif, FJL berupaya memperkuat literasi, membangun kedekatan sosial, dan mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat di Kabupaten Lembata.

Membangun Literasi Digital di Kalangan Pelajar

Rangkaian kegiatan FJL diawali dengan penyuluhan mengenai penggunaan media sosial dan media mainstream (arusutama) kepada para siswa SMKN 1 Nubatukan pada 24 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan tentang cara menyaring informasi, memerangi hoaks, serta memanfaatkan media digital secara positif.

Dalam sesi tersebut, para jurnalis berbagi pengalaman nyata di lapangan, memperkenalkan proses kerja jurnalistik, serta menekankan pentingnya etika bermedia.

Inisiatif ini mendapat sambutan antusias dari para pelajar yang selama ini hidup berdampingan dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Merajut Silaturahmi dan Kebersamaan

Pada 31 Februari 2026, FJL melanjutkan kegiatannya dengan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Fatha di Desa Waowala, Kecamatan Ile Ape. Kunjungan ini tidak sekadar seremoni, melainkan wujud keterhubungan antara insan pers dengan lembaga pendidikan nonformal yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter generasi muda.

Para jurnalis berdialog dengan para pengurus dan santri mengenai peran media dalam masyarakat serta pentingnya membangun komunikasi yang sehat, terbuka, dan saling menghormati.

Berbagi Sembako bagi Warga yang Membutuhkan

FJL juga menggelar aksi sosial melalui pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah Rayuan dan Lewoba Tengah pada 2 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian insan pers terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran bantuan. Warga menyambut kegiatan ini dengan penuh syukur.

Kami juga mengunjungi Orang dengan HiV (Odhiv), Yustina Hekur, Ketua Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Kabupaten Lembata,  Terdiagnosis sejak 2005, Yustina kini sudah mencapai kondisi undetectable setelah menjalani pengobatan Antiretroviral (ARV) secara rutin, dan telah dinyatakan tidak berpotensi menularkan HIV. Saat itu pula kami beritakan bahwa HIV bukan akhir dari segalanya.

Bagi FJL, aksi tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan cerminan bahwa pers dapat hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial.

Pencerahan Literasi Bermedia bagi Pelajar SMKS Santucs Lewoleba

Rangkaian kegiatan FJL ditutup dengan edukasi literasi digital bagi siswa SMKS Santucs Lewoleba pada 7 Februari 2026.

Para siswa diajak untuk memahami tata cara bermedia sosial yang baik dan benar, termasuk cara menyikapi informasi yang sensitif, membangun komunikasi yang beretika, serta menggunakan media digital secara produktif.

Puncak Perayaan HPN 2026: Membangun Pers Bermartabat
Sebagai puncak peringatan Hari Pers Nasional, FJL akan menggelar kegiatan bertema “Kritik Membangun Pers Lembata yang Bermartabat”

Tema ini menjadi refleksi mendalam mengenai pentingnya kritik konstruktif dalam perkembangan dunia pers, sekaligus ajakan untuk terus membangun praktik jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

Meneguhkan Peran Pers sebagai Mitra Strategis Daerah

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Forum Jurnalis Lembata menegaskan kembali perannya sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah.

Pers tidak hanya mencatat dan memberitakan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis yang mendorong perubahan.

Dengan semangat kolaborasi dan integritas, FJL berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus menjaga martabat profesi jurnalis di tengah dinamika perkembangan informasi yang semakin cepat.

Akhir kata, kami menyampaikan Terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu memperlancar seluruh rangkaian Kegiatan FJL, terimakasih sudah hadir pada kesempatan ini. Kami bukan malaikat, kami butuh dukungan untuk menjadi Pers yang lebih bermartabat.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Ramadan Penuh Harmoni, Keuskupan Agung Makassar Gelar Bukber Bersama Tokoh Lintas Agama

Kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Keuskupan Agung Makassar berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan ke

| Selasa, 10 Maret 2026
DPRD Setujui Perubahan OPD dari 38 ke 36: Tantangan 30% Belanja Pegawai Menanti

Menurut catatan DPRD, penggabungan perangkat daerah harus tetap memperhatikan intensitas urusan dan kapasitas pelayanan

| Senin, 09 Maret 2026
Warga Minta Dilakukan Evaluasi Kinerja, Jelang Akhir Masa Jabatan, Kades Siru Kecamatan Lembor,

Jangan sampai masa jabatan berakhir tanpa meninggalkan solusi bagi persoalan mendasar yang selama ini dikeluhkan masyara

| Senin, 09 Maret 2026
Surat Keputusan Gubernur NTT Tidak Berlaku, Bupati Ngada Tetap Lantik Yohanes C. Watu Ngebu Jadi Sekda

Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat Ngada agar menghormati proses tata kelola pemerintahan yang sedang dijalankan ole

| Minggu, 08 Maret 2026
2.870 Peserta Ikuti Tes Akademik Seleksi Masuk Yayasan TB Soposurung SMAN 2 Balige

Setelah pelaksanaan tes ini, akan dilanjutkan dengan seleksi tahap II yang di mulai dari Psikotes, Tes Kesamaptaan, Kese

| Sabtu, 07 Maret 2026
ANGGOTA KORAMIL 1624-02/ADONARA BANTU EVAKUASI KORBAN KONFLIK ADONARA

Tidak ada korban jiwa namun, sejumlah warga yang terluka dengan cepat dievakuasi anggota Koramil 1624/02 Adonara ke temp

| Sabtu, 07 Maret 2026
Gandeng Raja Larantuka, Dandim 1624/Flotim Mediasi Konflik Adonara

Langkah Dandim dalam upaya meminimalisir agar konflik tidak melebar dan dengan sentuhan humanis, Dandim Erly Merlian, m

| Sabtu, 07 Maret 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7