Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Siapa pemilik karun/dapur alam Lokus panas Bumi Atadei berada?

Dalam sosialisasi oleh pengembang dalam hal ini pihak PLN di waiwejak desa nubahaeraka beberapa pihak saling bantah sebagai pemilik asli Karun dan ritus ahar di dapur alam.

Indonesiasurya
Senin, 26 Agustus 2024 | 12:14:51 WIB
Seremoni di lokasi dapur alam/panas bumi

Atadei,Indonesiasurya.com - Saling klaim sebagai yang paling berhak atas lokasi Rencana pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Atadei, belum berujung entah siapa tuan tanah lokus tersebut pun masih simpang siur.

Dalam sosialisasi oleh pengembang dalam hal ini pihak PLN di waiwejak desa nubahaeraka beberapa pihak saling bantah sebagai pemilik asli Karun dan ritus ahar di dapur alam.

Simon Wawin dalam sosialisasi tersebut mengatakan bahwa dia adalah tuan tanah pemilik ahar.

Tahun 2004 Bupati minta saya untuk bebaskan lahan karena mau dilakukan pengeboran tapi saya bertanya, disitu ada tempat keramat kami kenapa dilakukan bor? lanjut Wawin tapi saya biarkan nanti ada kejadian baru di hentikan.

Lalu kami lakukan seremoni, saya ucapkan terimakasi karena Nene kar sudah beri kami dapur alam untuk masak makanan untuk kami maka entah sudah berapa tahun kami tidak tahu. lanjutnya saya juga sampaikan bahwa kami kesulitan penerangan saat ini jadi minta Nene kar tunjuk tempat untuk dilakukan. pengeboran.

"saya sudah minta dan Nene kar mau. jadi kalau ada yang bilang nanti tanah kering dan sebagainya itu omong kosong. saya ini tuan tanah ungkap Simon Wawin Wawin penuh semangat.

Akan hal ini suku Puhun pada kesempatan tersebut juga mengatakan, bahwa suku Puhun adalah suku tuan tanah yang asli atau sebenar-benarnya.

"Kami suku asli, tuan tanah yang punya kar, jadi kenapa pengeboran itu gagal karena kami suku puhun tidak dilibatkan, kami disepelekan,  kami suku asli tuan tanah" ujar utusan suku Puhun.

Lebih jauh dikatakan suku Puhun adalah yang seharusnya tuang tuak itu suku asli tapi karena disepelekan maka semua kegiatan. gagal.

Demikian Longginus Kedang, pada kesempatan tersebut mengatakan dirinya adalah kepala suku lewogroma yang adalah merupakan ahar yang asli.

"Ahar yang asli itu kami lewogroma ini. ini kepala suku yang bicara jangan ada yang membantah." ujar Kedang.

Longgi mengajak beberapa suku di Atadei untuk duduk bersama membicarakan hal ini karena, musti diketahui siapa yang tiang tuak lalu nenek moyang dan para leluhur dengar.

jika suku Puhun yang berhak maka dia tuang tuak dan suku Wawin maupun Ledjab jangan campur. tapi yang pasti adalah para kepala suku di Watuwawer, lewogroma dan Lewokoba untuk duduk bersama. karena ahar asli itu dari lewogroma ujar Longginus Kedang.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5