Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Silang Pendapat Kepala BPBD dan Kadis PUPR Lembata soal normalisasi DAS Waikomo, Masyarakat minta pemerintah ambil sikap tegas

Kita minta DLH untuk turun dan lakukan pengawasan terhadap aktivitas di das waikomo" tegas Vigis.

Indonesiasurya
Kamis, 09 Januari 2025 | 12:14:46 WIB
Aktivitas di das wwaikomk

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Jeki Buran, warga Waikomo kepada awak media, Rabu (8/1/2015) menjelaskan bahwa, sejak beroperasi Selasa, 7 januari tidak tampak perubahan pembenahan bantaran kali yang rusak, baik di sisi kiri maupun kanan. Pihak pelaksana lebih sibuk mengeluarkan material gol C dari Kali. 

Warga sepakat untuk menghentikan operasional sebuah alat berat milik CV Langgeng yang sedang bekerja di dalam DAS Waikomo.

Disaksikan awak media, pekerjaan Perbaikan yang dilakukan alat berat sejak kemarin tidak tampak kemajuan berarti. Nampak tidak ada kesadaran dari pelaksana pekerjaan itu untuk melindungi fasilitas umum Jembatan waikomo hingga sawah milik warga.  Bahkan pelaksana lebih fokus mengeluarkan material berupa batu dan pasir ke luar DAS Waikomo. 

Empat mobil Dump truk milik CV. LANGGENG hilir mudik membawa material golongan C keluar dari DAS. 

Sementara itu, pemerintah tidak memiliki sikap tegas menghentikan aksi mengeluarkan material Gol C, padahal untuk pembenahan bantaran DAS Waikomo, dibutuhkan material yang tidak sedikit.

"Kami minta pemerintah segera hentikan pekerjaan normalisasi abal abal ini. Sebab ini hanya jadi ajang untuk mengumpulkan materia galian  C. Kami tidak mau DAS waikomo ini makin rusak oleh ulah pihak yang tidak bertanggungjawab. Kalau mau normalisasi ya jangan bawa keluar material. Kami minta pemerintah tegas kepada pelaksana. Pelaksana juga jangan bermain main dengan kami warga yang sedang ketakutan karena sawah dan tanah kami terancam hancur," ujar Jeki Buran, warga Waikomo. 

Menurut Buran, Pemerintah mestinya sediakan anggaran untuk pembenahan bantaran kali dan ini emergensi. 

"Masa untuk isi BBM dan operasional alat berat saja Pemda tidak punya uang? Kalau dengan cara tukar guling begini kan yang untung pihak pelaksana. Dia tidak peduli bantaran kali ini mau jadi apa. Atau karena kami orang Waikomo ini tidak ada orang besar di dalam sehingga kami tidak bisa dapat kucuran dana sedikit. Tolonglah, pemda dan pelaksana jangan main main urus DAS ini, karena ini menyangkut masa depan generasi Lembata," ujar Jeki Buran

Sementara itu, Kalak BPBD, Yohanes Gregorius Solang Demo, dalam pertemuannya bersama warga, Rabu (8/1), meminta warga untuk turut mengawasi pekerjaan emergensi pembenahan DAS di sekitar jembatan Waikomo.

"Masyarakat tolong awasi pekerjaan ini. Prinsipnya kami minta Pihak Pelaksana untuk mengamankan Jembatan dan sisi kiri dan kanan bataran kali. Tentang berapa banyak material diambil sebagai kompensasi operasional alat berat, kami minta warga untuk mengawasi," ujar Kalak BPBD, Yohanes Gregorius Solang Demo.

Material Tidak Boleh Keluar DAS

Sementara pendapat berbeda disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan umum Kabupaten Lembata, Gerardus Korohama. Pihak Dinas PU mengaku akan menangani longsoran besar yang hancur oleh banjir besar 1 Januari 2025 lalu. 

"Tadi kami dinas sudah sampaikan, untuk normalisasi, dan material dilarang keluar dari DAS" tegas Korohama 

Konsep dinas, untuk tangani 1, 2 hari kedepan, dititik bawah (longsoran Sawah), buat alur kali seperti semula dan material di timbun di sisi Timur untuk melindungi areal sawah. Ini konsep penanganan darurat yang kami mau siapkan. Tadi kami sudah sampaikan tegas, bahwa pada saat normalisasi oleh Pemda, material tidak ada yang dibawah keluar, Karena kita gunakan kembali untuk penahan sisi kali," ujar Korohama.

David Vigis anggota DPRD Lembata fraksi Gerindra meminta agar dinas lingkungan hidup turun untuk lakukan pengawasan.

"Kita minta DLH untuk turun dan lakukan pengawasan terhadap aktivitas di das waikomo" tegas Vigis.

lebih jauh Capt.Vigis mengatakan, dirinya cukup kecewa karena mendapat informasi banyak material galian c di bawah keluar dari kali, sementara saat dirinya terjun langsung lapangan belum juga melihat ada perubahan dari niat baiknya untuk melakukan normalisasi.  (PT/SL).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 1