Maumere -
Kisah Duka diawal tahun 2026 datang dari Kabupaten Sikka atas peristiwa mengejutkan ditemukan siswa 12 tahun ditemukan tak bernyawa oleh neneknya gantung diri di pohon jeruk.
Korban diketahui berinisial MGH, usia 12 tahun seorang pelajar Kelas 5 sebuah sekolah dasar.
Korban pertamakali ditemukan oleh MWA neneknya sendiri di Dusun Natawulu Desa Ladogahar Kecamatan Nita.
Hingga berita ini diturunkan, belun diketahui motif korban menyelesaikan hidupnya dengan cara tragis tersebut.
Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Iptu Leonardus Tunga mengaku masih menggali infomasi hingga MGH memilih cara yang tidak lazim mengakhiri hidupnya.
Ipda Leonardus Tunga menjelaskan peristiwa gantung diri tersebut terjadi di RT/RW 013/004, Dusun Natawulu Desa Ladogahar Kecamatan Nita, persis di belakang dapur rumah korban. Peristiwa ini diketahui pada pukul 10.40 Wita.
Peristiwa gantung diri yang kemudian menjadi heboh ini diketahui setelah MAW yang baru pulang Misa Tahun Baru, tiba di rumah dan memanggil korban. MAW adalah nenek korban.
Karena tidak ada jawaban, MAW lalu mencari cucunya itu di dalam rumah dan sekitar halaman depan rumah. MAW sempat menuju bagian halaman belakang rumah. Dia terkejut karena menemukan korban dalam keadaan tergantung di belakang dapur rumah.
“Korban ditemukan tergantung dengan seutas tali nilon berwarna biru terikat di leher korban,” jelas Ipda Leonardus Tunga.
Setelah menemui cucunya dalam kondisi tergantung, MAW lalu meminta bantuan.
Dia sempat bertemu FMB da .menyampaikan peristiwa tersebut. Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia. Kasus ini kemudian dilaporkan Kasipem Desa Ladogahar ke Bhabinkamtibmas setempat.
Polisi kemudian menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian dan melalukan olah tempat kejadian perkara.
Kapolsek Nita Iptu Yermi Soludale kepada awak media mengaku pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Belum ada informasi yang pasti motif korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.*** (VDG)