Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tanggapi Pernyataan Kuasa Hukum Keluarga Polikarpus Demon, Berto Take Minta Penyidik Obyektif, Professional dan Kedepankan Asas Kehati-hatian.

Berto take kepada media ini berkomentar terkait dugaan kuasa hukum Keluarga Korban bahwa sekitar 10 orang terlibat dalam kematian Polikarpus Demon mengatakan, kita menunggu hasil penyelidikan dari teman-teman APH dalam hal ini penyidik Polres Lembata.

Indonesiasurya
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:46:04 WIB
Berto Take

Lembata - Kasus kematian Polikarpus Demon Tedemaking, mantan Kepala Desa Laranwutun masih misteri.

Berto Take praktisi hukum yang juga warga desa Watodiri kepada media ini mengatakan, Meskipun Kuasa Hukum Keluarga Korban Rafael Ama Raya menduga lebih dari 10 orang dengan peran yang berbeda menghabisi nyawa korban, namun kita tetap menanti hasil otopsi resmi dari tim dokter spesialis toksikologi.

Berto take kepada media ini berkomentar terkait dugaan kuasa hukum Keluarga Korban bahwa sekitar 10 orang terlibat dalam kematian Polikarpus Demon mengatakan, kita menunggu hasil penyelidikan dari teman-teman APH dalam hal ini penyidik Polres Lembata.

"Menduga adalah hak setiap orang, namun wajib didukung dengan bukti-bukti yang autentik sehingga tdak menimbulkan salah persepsi  dalam penanganan kasus ini" urai Berto.

Saya secara pribadi sangat mendukung proses pengusutan kasus ini secara tuntas, namun diharapkan Penyidik Polres Lembata wajib obyektif dan professional dengan mengedepankan asas kehatian-hatian.

Berto secara tegas mengatakan bahwa, sejak kasus ini bergulir secara pribadi mengikuti proses yang lakukan oleh Penyidik Polres Lembata, dengan memanggil para saksi untuk memberikan keterangan, dan hampir 90% Saksi yang panggil adalah orang Watodiri, karena terakir Korban bersama anggota kelompok arisan Kolibaran yang adalah orang Watodiri.

Bagi Berto hal ini biasa dalam proses penyelidikan, namun diharapkan prosesnya wajib proporsional dan Profesional.

Ditanya terkait lambatnya proses penanganan kasus , berto menyatakan bahwa kasus ini awalnya lakalantas, namun keluarga menduga ada tindak pidana lain sebelum lakalantas sehingga membutuhkan waktu apalagi hasil otopsi resmi beum keluar.

Dan jika dalam proses Penyelidikan, tidak ada persesuaian keterangan dan saksi yang melihat langsung kejadian sebagaimana dugaan yang dilaporkan, maka penyidik akan mengandalkan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI).

Ditanya apakah ada kemungkinan orang Watodiri terlibat dalam kasus ini, Berto menyatakan terlalu dini menduga seseorang, apalagi masih dalam proses penyelidikan, bahwa benar korban terakhir bersama orang watodiri, tetapi tidak semudah menduga, kita serahkan kepada penyidik untuk berproses.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9