Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tiga Dokter Spesialis mundur dari RSUD Lewoleba, Pemda Lembata diminta tidak bobo.

Kehilangan tiga dokter spesialis ini bisa berdampak buruk dimana, RSUD terancam turun status dari rumah sakit menjadi klinik utama.

IndonesiaSurya
Jumat, 30 Agustus 2024 | 09:36:51 WIB
RSUD Lewoleba

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) merupakan institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh pemerintah daerah. RSUD memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara paripurna kepada masyarakat.  

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/ngeri-warna-air-laut-pantai-harapan-kecamatan-wulandoni-berubah-warna-jadi-kuning-ada-apa

Sebagai institusi yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. RSUD juga memiliki tugas untuk melaksanakan upaya penyembuhan, pemulihan, peningkatan, pencegahan, pelayanan rujukan, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian masyarakat

RSUD juga memiliki fungsi untuk menyelenggarakan pelayanan medis dan pelayanan penunjang medis dan non medis. Selain itu, RSUD juga dapat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka peningkatan kemampuan dalam pemberian pelayanan kesehatan

Sementara itu, RSUD Lewoleba dihadapkan pada persoalan pelik yang hingga kini belum teratasi, dimana tiga dokter spesialis mengundurkan diri dan belum ada pengganti yang mengisi kekosongan tenaga tersebut. sementara publik melihat penjabat Bupati Lembata tampak mengikuti proses sosialisasi panas bumi oleh PLN, dua kali berturut-turut dari tiga kali sosialisasi PLN di Atadei. dalam situasi ini masyarakat harap Pemda tidak bobo. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/lolos-dramatis-dari-sudut-sempit-burin-ruing-paket-ke-6-daftar-sebagai-kontestan-pilkada-lembata

Penjabat tampak mengikuti dua sosialisasi panas bumi dari pagi hingga berakhir sore hari padahal, masyarakat Lembata sedang kesulitan dapat pelayanan kesehatan di RSUD karena ketiadaan dokter.

informasi didapat media ini, menyebutkan dua dokter Obgyn dan satu dokter interna mundur dari RSUD

Dokter Y.R Sunur.,Sp.OG (Jimy Sunur) pendamping RSUD  mengundurkan diri sebagai ASN sekaligus tugasnya di RSUD karena maju sebagai kontestan pada ajang pemilihan bupati Lembata.

Demikian juga dokter M.F Ina Tukan.Sp.OG pendamping RSUD dari informasi yang dihimpun. memilih mundur karena alasan keluarga dan telah diterima disalah satu RSU di jakarta. 

Baca juga : https://indonesiasurya.com/dapat-dukungan-dari-masyarakat-lembata-paket-mj-kw-yakin-menang

Selain dua dokter Obgyn, satu dokter interna juga mundur dari RSUD Lembata yakni, Dokter Arundina S..Sp.PD

Kehilangan tiga dokter spesialis ini bisa berdampak buruk dimana, RSUD terancam turun status dari rumah sakit menjadi klinik utama.

Dan Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PERMENKES RI) Nomor 9 Tahun 2014, klinik merupakan fasilitas layanan kesehatan yang menyelenggarakan layanan medis dasar atau medis spesial sesuai dengan tenaga medis yang tersedia di dalamnya. 

RSUD terancam Klinik Utama: Layanan Kesehatan Tingkat Lanjutan yakni Klinik Utama. di sisi lain, merupakan klinik tingkat lanjutan dari jaringan pelayanan kesehatan. Fasilitas ini menawarkan layanan kesehatan yang lebih spesifik dan terfokus pada penanganan medis yang lebih serius dan tindakan medis yang lebih rumit dengan menggunakan peralatan medis yang lebih canggih. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/siapa-pemilik-karundapur-alam-lokus-panas-bumi-atadei-berada

Penjabat Bupati Lembata Paskalis Ola Tapobali beberapa kali dihubungi media ini untuk mengkonfirmasi kondisi RSUD lembata belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.

demikian pun direktur RSUD dokter Yoseph Paun belum memberikan jawab atas mundurnya sejumlah dokter spesialis dari RSUD yang mengancam status RSUD.

Media ini menghimpun sejumlah informasi yang menyebutkan bahwa, mundurnya dokter dari RSUD karena insentif dokter yang tidak seimbang dengan Tangungjawab.

Ketika dimasa kepemimpinan Alm. Yentji Sunur insentif dokter mencapai 30 juta tapi, kemudian berubah menjadi 13 juta hingga 15 juta, sementara dokter yang di kontrak Pemda, menerima insertif lebih besar mencapai 20an juta perbulan berbeda dengan para dokter spesialis inilah mengapa dokter senior mundur. Entah dasar perhitungan apa yang digunakan badan keuangan daerah (BKD) yang dipimpin Lukman suksin untuk menentukan angka insentif.

dari informasi yang terhimpun dijelaskan bahwa direktur sedang mencari dokter spesialis untuk bekerja di Lembata tapi belum ada dokter yang bersedia, karena insentifnya relatif kecil di Badung daerah lain.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Kapolsek Ujung Loe Bertemu Wakapolri, Sepakati Polisi Harus Dekat dengan Masyarakat

Kita ingin pola kepemimpinan yang melayani menjadi karakter Polri di masa depan. Mari terus jaga marwah institusi, beker

| Sabtu, 29 November 2025
PGRI Lembata Berbagi, Tutup Bulan Guru Nasional dengan Aksi Peduli di Dua Panti Asuhan

Frans Terong menutup pesannya dengan ajakan sederhana namun penuh makna: “Bermimpilah menjadi orang sukses, dan biarka

| Sabtu, 29 November 2025
Bhayangkari Bulukumba Ikuti Workshop Eco Enzyme Nasional yang Tercatat Rekor MURI

Kegiatan berskala nasional ini dilaksanakan serentak oleh seluruh Bhayangkari di Indonesia melalui sambungan virtual dan

| Sabtu, 29 November 2025
RT Millenial Jadi Sorotan Publik: Kinerja Ariel Masogi Tinggalkan Jejak Berkesan di Maccini Kidul

Sejak pertama dilantik, Ariel langsung bergerak melakukan penataan wilayah. Sejumlah lorong yang sebelumnya mengalami ke

| Jumat, 28 November 2025
Siap-siap, P3K Paruh Waktu Berpeluang Naik Status Ke P3K Penuh Dan Bisa di Mutasi

Kebijakan baru MenPAN-RB ini mengatur tentang mutasi wajib bagi PPPK paruh waktu, dengan kontrak satu tahun dan peluang

| Jumat, 28 November 2025
Karolus Kuasa Making Harap Aspirasi PAN Dan Bang Ayo Bermanfaat Bagi Masyarakat Lembata

Stimulan ini merupakan bentuk perhatian serius Partai Amanat Nasional (PAN) dan Bang Ayo untuk meningkatkan kesejahtera

| Jumat, 28 November 2025
Rofina Hulu Rau.,S.Gz Dipercayakan Kembali Pimpin PERSAGI Lembata periode 2025-2030

Dinamika hari ini adalah kekayaan. Perbedaan menjadi warna indah untuk merajut organisasi profesi persagi menjadi seb

| Jumat, 28 November 2025
Sebanyak 347 Pejabat Struktural di Lembata Ikuti Program Nasional ProASN untuk Penguatan Manajemen Talenta

Dalam arahan singkatnya, Sekda Paskalis Ola Tapo Bali menegaskan bahwa Profiling ASN merupakan program prioritas nasiona

| Jumat, 28 November 2025
Indeks Berita

Poling

Silakan memberi tanggapan anda ! Siapa calon bupati dan calon wakil bupati yang kalian anggap layak pimpin lembata 2024-2029?

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2025 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3