Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Anak Buah Mantan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, Bicara Lantang Dengan Data Yang Keliru Di Komisi II DPRD Lembata.

Dana Insentif fiskal yang termuat dalam apbd Lembata baru muncul dalam APBD Perubahan tahun 2024 yang kemudian digunakan koperindag untuk subsidi beras bagi masyarakat.

Indonesiasurya
Jumat, 29 Agustus 2025 | 14:12:43 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lembata - Nama Besar Partai Nasdem di NTT yang dikibarkan oleh  Viktor Bungtilu Laiskodat mantan Gubernur NTT terasa remuk redam setelah salah satu anggota komisi II DPRD Lembata yang tidak cukup punya kematangan mengelola kecerdasan emosional bicara dengan data yang tidak valid.


Di DPR RI, tersiar kabar Sahroni kader Nasdem di copot karena suara dan di Lembata Dalam rapat dengar pendapat dengan dinas koperindag diruang sidang komisi II DPRD Lembata, anggota Fraksi Nasdem, Jhon Batafor memperlihatkan sikap arogansi sebagai wakil rakyat yang diusung partai Nasdem.

Kader Nasdem Jhon Batafor marah-marah dan membuat ruang sidang tak nyaman padahal data yang disampaikan oleh kader Nasdem Jhon Batafor keliru.

Jhon Batafor dalam rapat tersebut menyebut, anggaran untuk pembangunan kios pasar pada kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata, bersumber dari anggaran dana insentif fiskal tahun 2024, yang diperuntukan mengatasi kemiskinan ekstrim padahal, nomenklatur anggaran pembangunan pasar termuat dalam apbd induk 2024 yang dibahas dan ditetap bersama DPRD dan pemerintah, yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID)

Dana Insentif Daerah (DID)
Dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah sebagai bentuk penghargaan atas perbaikan dan/atau pencapaian kinerja tertentu, seperti dalam pengelolaan keuangan daerah,
pelayanan umum dan pelayanan dasar publik, untuk memotivasi daerah agar bekerja lebih baik dan mencapai prioritas nasional.

Dalam apbd induk 2024, pembangunan pasar termuat dengan kode rekening 330 03 02 000 15203 01 01 0012 dengan nomenklatur Belanja modal bangunan gedung/ koperasi/pasar dengan pagu 2 milliar rupiah

Berdasarkan anggaran yang termuat dalam apbd induk 2024, Pemerintah menjalankan Program: Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan pembangunan gedung pertokoan/koperasi/pasar dengan Pagu Pagu: 2 miliyar

Sedangkan, Dana Insentif Fiskal yang di ributkan anggota komisi. II DPRD Fraksi Nasdem, Jhon Batafor yang secara lantang mengatakan, bahwa pembangunan pasar memanfaatkan anggaran yang bersumber dari Dana insentif fiskal untuk mengatasi kemiskinan ekstrim ternyata salah sasaran.

Dana Insentif fiskal yang termuat dalam apbd Lembata baru muncul dalam APBD Perubahan tahun 2024 yang kemudian digunakan koperindag untuk subsidi beras bagi masyarakat. 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8