Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bantuan Alsintan Pemkab Lembata Dongkrak Produksi Padi Petani Waikomo

Saat ini, petani di persawahan Waikomo umumnya baru mampu menanam padi dua kali dalam setahun.

Indonesiasurya
Jumat, 09 Januari 2026 | 09:39:35 WIB
Foto

Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit hand traktor dari Pemerintah Kabupaten Lembata pada 2025, terbukti berdampak langsung pada peningkatan produksi padi petani di wilayah lahan basah Waikomo.


Produksi padi salah seorang Kelompok Tani Sawah Belangor meningkat dari rata-rata 2 ton menjadi 2,5 ton dalam sekali panen.


Peningkatan tersebut disampaikan Ketua Kelompok Tani Belangor, Dominikus Emi Lampo, saat ditemui di lokasi persawahan Waikomo, Rabu (7/1/2026). 


Menurut dia, hand traktor yang diterima kelompoknya secara signifikan mempercepat proses pengolahan lahan dan menekan biaya produksi.


“Sebelumnya, tanpa alat, membajak sawah bisa memakan waktu tiga hingga empat hari. Sekarang, dengan hand traktor, lahan siap tanam hanya dalam hitungan jam. Lebih cepat, hemat tenaga, dan jauh lebih efisien,” kata Dominikus.


Dominikus mengelola lahan sawah seluas sekitar 5,4 hektar. Dari luasan tersebut, ia mampu menghasilkan panen padi sebanyak 2,5 ton per musim tanam. 


Varietas padi yang ditanam saat ini adalah Padi Pertiwi. Ia menilai peningkatan hasil panen tersebut tidak terlepas dari kehadiran alsintan bantuan pemerintah daerah.


Selain berdampak pada produktivitas, bantuan hand traktor juga menurunkan biaya operasional pengolahan lahan. Jika sebelumnya biaya pengolahan tanah mencapai sekitar Rp1 juta per musim tanam, kini dapat ditekan hingga sekitar Rp600 ribu. 


Efisiensi waktu olah tanah juga memungkinkan petani menanam lebih cepat, sehingga berpengaruh pada hasil panen secara keseluruhan.


Dominikus menjelaskan, hasil panen padi tersebut sebagian digunakan untuk konsumsi keluarga dan sebagian lainnya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. 


Ke depan, Kelompok Tani Belangor menargetkan dapat melakukan tiga kali panen dalam setahun, sejalan dengan program Bupati Lembata, satu tahun tiga kali tanam.


Saat ini, petani di persawahan Waikomo umumnya baru mampu menanam padi dua kali dalam setahun. 


Menurut Dominikus, target tiga kali tanam baru dapat tercapai apabila ditunjang perbaikan sistem irigasi serta adanya kesepakatan antara pengurus Perhimpunan Petani Pemakai Air (P3A) dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam pengaturan jadwal distribusi air.


Kelompok Tani Belangor sendiri memiliki 30 anggota, dengan 16 orang di antaranya masih aktif mengelola lahan. Atas nama kelompok, Dominikus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lembata, khususnya Bupati P. Kanisius Tuaq, atas bantuan alsintan tersebut.


“Bantuan ini sangat membantu kami. Produksi meningkat dan kerja menjadi lebih ringan. Kami berharap ke depan pemerintah tetap memperhatikan kebutuhan petani, terutama ketersediaan pupuk dan benih padi varietas unggul,” ungkap Dominikus.


Meski mengalami peningkatan, Dominikus mengakui produktivitas padi sebesar 2,5 ton per musim tanam tersebut masih jauh dari potensi ideal.


Menurut dia, bantuan alsintan baru menjawab persoalan pengolahan lahan, sementara kebutuhan benih masih sepenuhnya dipenuhi secara swadaya oleh petani dengan varietas lokal. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor pembatas peningkatan hasil panen secara signifikan.


Karena itu, Dominikus mendorong Pemerintah Kabupaten Lembata untuk mulai memikirkan pengembangan penangkaran benih padi di tingkat daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin ketersediaan benih unggul yang terjangkau dan sesuai dengan kondisi agroekologi setempat. 


“Kalau benihnya sudah unggul dan tersedia, produktivitas petani pasti bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya.


Ia menilai, penguatan sektor perbenihan akan menjadi faktor kunci dalam menyukseskan program prioritas unggulan Nelayan Tani Ternak (NTT) yang saat ini gencar dicanangkan Pemerintah Kabupaten Lembata. 


Dengan dukungan alsintan, irigasi yang memadai, serta benih unggul yang terjamin, target peningkatan produksi dan intensitas tanam petani diyakini akan lebih mudah tercapai. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 4