Lembata,Indonesiasurya.com -
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mengatakan, Kesejahteraan Hewan Adalah Faktor Utama Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Populasi Ternak
Hal ini disampaikam saat melakukan peninjauan di kawasan Bukit Ruminansia Desa Bour, kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata.
Agenda pemantauan lokasi pengembangan ternak oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, S.P., di Desa Pasir Putih, tepatnya di Dusun Watololong. Kegiatan ini dilakukan bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala Bank NTT Cabang Lewoleba, serta pemilik Dapur MBG.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengembangan sektor peternakan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Lokasi pengembangan ternak di Desa Pasir Putih memiliki luas lahan kurang lebih 4 hektare dengan daya tampung mencapai sekitar 15.000 ekor ternak, yang terdiri dari sapi dan kambing.
Adapun berbagai fasilitas penunjang lainya yang telah dibangun di kawasan ini, antara lain kandang ternak, tempat minum ternak, tempat penampungan air, serta pagar kawat sebagai sistem pengamanan. Lokasi ini juga telah diisi sebanyak 10 ekor sapi, dan dalam waktu dekat direncanakan ada penambahan 5 ekor sapi yang akan dipindahkan dari Bukit Ruminansia Besar Desa Bour.
Dalam arahannya, Bupati Lembata menegaskan pentingnya perubahan pola pikir atau mindset para peternak, khususnya dari sistem ikat menuju sistem penggembalaan dengan manajemen ternak yang baik dan terkontrol. Menurutnya, kesejahteraan hewan merupakan faktor utama dalam meningkatkan produktivitas dan populasi ternak.
“Kambing itu harus dikasih rumah. Tidak boleh kepanasan, tidak boleh kehujanan. Kesejahteraan hewan itu sama seperti manusia. Kalau kita biarkan kapan kita mau bangun populasi ternak dengan baik,” tegas Bupati.
Bupati juga menjelaskan bahwa kandang yang dibangun di lokasi tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat pemeliharaan ternak, tetapi juga sebagai kandang percontohan bagi masyarakat. Pembangunan empat kandang contoh ini agar masyarakat dapat melihat dan belajar langsung manfaat beternak dengan sistem manajemen yang baik.
Dengan sistem pemeliharaan yang teratur, maka, kambing juga dapat beranak hingga dua kali dalam setahun, sehingga populasi ternak dapat meningkat secara signifikan dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Melalui pengembangan sentra ternak ini, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap sektor peternakan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.**ProkompimPemKabLembata*