Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


CUACA TAK MENENTU LANDA KUPANG: WARGA TERJEBAK ANTARA PANAS EKSTREM DAN HUJAN MENDADAK

Oleh : Yohana A. R. Panggabean NIM : 43123006 ILMU KOMUNIKASI UNWIRA Kupang

Indonesiasurya
Selasa, 16 Desember 2025 | 10:13:22 WIB
Foto

Cuaca tak menentu melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan dirasakan semakin ekstrem dalam beberapa pekan terakhir. Perubahan kondisi cuaca terjadi secara cepat dan sulit diprediksi, sehingga berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan warga.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, suhu udara di Kota Kupang tercatat mencapai 36 derajat Celsius pada siang hari. Panas ekstrem tersebut menyebabkan rasa gerah berlebih, menurunkan produktivitas, serta memicu gangguan kesehatan ringan seperti dehidrasi dan kelelahan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Namun, kondisi panas ini kerap berubah secara mendadak. Hujan deras disertai angin kencang turun tanpa adanya tanda-tanda cuaca buruk sebelumnya. Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang dan mengganggu arus lalu lintas di beberapa titik kota.

Perubahan cuaca yang ekstrem dan tidak menentu ini membingungkan masyarakat, khususnya nelayan dan petani. Nelayan mengaku kesulitan menentukan waktu melaut karena cuaca cerah di pagi hari dapat berubah menjadi hujan dan angin kencang dalam hitungan jam. Sementara itu, petani menghadapi ketidakpastian dalam menentukan masa tanam dan panen akibat pola hujan yang tidak sesuai musim.

Kondisi ini juga meningkatkan risiko kecelakaan laut dan kerusakan tanaman. Angin kencang berpotensi membahayakan perahu nelayan tradisional, sedangkan curah hujan yang tidak menentu dapat merusak lahan pertanian dan mengganggu pertumbuhan tanaman pangan.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat meningkatkan penyebaran informasi prakiraan cuaca dan sistem peringatan dini, agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca ekstrem. Selain itu, edukasi mengenai dampak perubahan iklim dan langkah antisipasi juga dinilai penting untuk meminimalkan risiko bagi warga Kota Kupang.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pasien, RSU Bukit Lewoleba Lembata, Padukan dua Dokter Muda

"Kami dua bulan tanpa dokter spesialis dan sekarang kita sudah punya"ungkap Mantan Deken Lembata dengan senyum.

| Sabtu, 18 Juli 2026
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9