Lembata – Trash Hero Lembata sebuah komunitas peduli lingkungan kembali menggelar aksi bersih sampah rutin pada Minggu (11/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan setiap pekan ini kali ini melibatkan kolaborasi bersama alumni St. Pius angkatan 1995.
Dalam aksi yang menyasar objek wisata pantai SGB Bungsu tak lebih dari satu jam, belasan karung sampah plastik berhasil dikumpulkan kemudian dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah.
Ketua Trash Hero Lembata, Elisabet Letek Kerong yang akrab disapa Lista Kerong, mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar memungut sampah, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami ingin membangkitkan kesadaran. Alam ini kita nikmati secara gratis, maka sudah saatnya kita menjaga kebersihan lingkungan dan sampah menjadi tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, para peserta tampak memungut sampah sambil berinteraksi dan mengedukasi masyarakat sekitar. Mereka menyasar sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi penumpukan sampah, seperti kawasan pantai, sekitar bandara, hingga area publik lainnya.
Menurut Lista, jenis sampah yang paling sering ditemukan adalah sampah plastik dan pakaian bekas yang dibuang sembarangan. Ia mengakui, persoalan sampah di wilayah tersebut seolah tidak pernah selesai.
“Sering kali kami temukan sampah di pantai dan sekitar bandara. Ini seperti tidak ada habisnya,” katanya.
Ia menegaskan, tantangan terbesar bukan pada kegiatan pembersihan, melainkan membangun kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, Trash Hero Lembata terus mendorong perubahan perilaku dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kunci utamanya harus dimulai dari rumah. Masyarakat perlu membiasakan memilah sampah organik dan nonorganik sejak dari rumah,” tegasnya.
Melalui kegiatan rutin ini, Trash Hero Lembata berharap semakin banyak pihak yang terlibat dan memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, sehingga keindahan alam Lembata tetap terjaga. (an/is)