Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Guru dan Masa Depan Indonesia

Dr. Laurensius Lehar. Penulis : Dosen Politeknik Pertanian Negeri Kupang_NTT

IndonesiaSurya
Selasa, 25 November 2025 | 14:02:28 WIB
Dr. Laurensius Lehar

Masa depan sebuah bangsa tidak ditentukan oleh kekayaan alamnya, melainkan oleh kualitas manusia yang mengelolanya. Dan kualitas manusia Indonesia, pada akhirnya, sangat ditentukan oleh kualitas pendidiknya—oleh guru.

Ketika kita berbicara tentang masa depan Indonesia, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang ruang-ruang kelas yang hari ini diisi oleh para pendidik yang bekerja dengan ketekunan, menghadirkan pengetahuan dan nilai bagi generasi penerus.

Guru bukan hanya penjaga ilmu; mereka adalah penentu arah sejarah bangsa.

Berbagai riset internasional, termasuk meta-analisis pendidikan skala besar seperti Visible Learning, menyimpulkan bahwa guru adalah faktor tunggal paling berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa.
Dalam konteks pembangunan nasional, temuan ini berarti satu hal:, masa depan Indonesia tidak akan lebih maju dari kualitas guru yang mengajarnya. Infrastruktur, teknologi, bahkan kurikulum yang paling modern sekalipun tidak akan efektif tanpa sosok guru yang kompeten, berkarakter, dan diberdayakan.

Namun realitas pendidikan Indonesia menunjukkan adanya jurang antara tanggung jawab besar yang dipikul guru dan dukungan struktural yang mereka terima. Banyak guru menjalankan tugas dalam kondisi yang jauh dari ideal: akses pelatihan yang terbatas, beban administrasi yang menumpuk, fasilitas sekolah yang belum merata, serta kesejahteraan yang belum sepadan dengan peran strategis mereka. Ketimpangan ini bukan hanya melemahkan motivasi guru, tetapi juga mereduksi kualitas pembelajaran yang menjadi fondasi masa depan bangsa.

Kita sering berbicara tentang pentingnya menghadapi era digital, kecerdasan buatan, dan ekonomi global. Namun transisi menuju masa depan tidak akan dapat dilakukan tanpa kemampuan literasi dasar yang kuat, kemampuan berpikir kritis, karakter tangguh, dan etika yang kokoh—semua itu ditanamkan oleh guru. Dengan kata lain, masa depan Indonesia bukan ditentukan oleh teknologi yang kita miliki, tetapi oleh guru yang mampu membentuk generasi yang siap mengelola teknologi itu secara bijak.

Negara-negara yang mampu mengubah sejarahnya selalu memulai dari satu titik: memberdayakan guru. Finlandia menempatkan profesi guru sebagai profesi bergengsi setara dokter. Korea Selatan memberikan dukungan besar pada pengembangan guru sehingga mereka menjadi agen perubahan sosial. Singapura menginvestasikan sumber daya besar untuk memastikan guru terus berkembang secara profesional. Semua negara itu memahami bahwa pembangunan bukan proyek lima tahun, melainkan proyek lintas generasi—dan kunci keberlanjutannya ada pada guru.
Indonesia membutuhkan keberanian politik untuk menempatkan guru sebagai prioritas peradaban. Pemerintah perlu membangun ekosistem yang memperkuat profesionalisme guru: pelatihan berkelanjutan berbasis riset, kebijakan pengurangan beban administratif, akses teknologi yang memperkaya pengajaran, serta struktur kesejahteraan yang menjaga martabat profesi. Guru tidak boleh dipandang sebagai pelaksana kurikulum, melainkan sebagai mitra strategis negara dalam mempersiapkan masa depan.

Guru yang diberdayakan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga meningkatkan kualitas demokrasi, kualitas tenaga kerja, bahkan kualitas budaya bangsa. Ketika guru kuat, Indonesia memiliki fondasi yang kokoh untuk bersaing di tingkat global. Tetapi ketika guru dibiarkan berjalan sendiri, masa depan bangsa menjadi rapuh—sekuat apa pun ambisi pembangunan yang kita nyatakan.

Masa depan Indonesia lahir dari tangan-tangan yang hari ini membimbing anak-anak menulis kalimat pertama mereka, memecahkan soal pertama mereka, dan memahami nilai-nilai kehidupan untuk pertama kalinya. Merekalah yang menanamkan kedisiplinan, membangun rasa ingin tahu, dan menyalakan harapan dalam diri generasi yang akan memimpin negeri ini.

Memperkuat guru berarti memperkuat masa depan Indonesia. Memuliakan guru berarti memuliakan martabat bangsa. Ini bukan sekadar slogan, melainkan kebenaran paling mendasar dalam pembangunan peradaban. Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2025.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Kapolsek Ujung Loe Bertemu Wakapolri, Sepakati Polisi Harus Dekat dengan Masyarakat

Kita ingin pola kepemimpinan yang melayani menjadi karakter Polri di masa depan. Mari terus jaga marwah institusi, beker

| Sabtu, 29 November 2025
PGRI Lembata Berbagi, Tutup Bulan Guru Nasional dengan Aksi Peduli di Dua Panti Asuhan

Frans Terong menutup pesannya dengan ajakan sederhana namun penuh makna: “Bermimpilah menjadi orang sukses, dan biarka

| Sabtu, 29 November 2025
Bhayangkari Bulukumba Ikuti Workshop Eco Enzyme Nasional yang Tercatat Rekor MURI

Kegiatan berskala nasional ini dilaksanakan serentak oleh seluruh Bhayangkari di Indonesia melalui sambungan virtual dan

| Sabtu, 29 November 2025
RT Millenial Jadi Sorotan Publik: Kinerja Ariel Masogi Tinggalkan Jejak Berkesan di Maccini Kidul

Sejak pertama dilantik, Ariel langsung bergerak melakukan penataan wilayah. Sejumlah lorong yang sebelumnya mengalami ke

| Jumat, 28 November 2025
Siap-siap, P3K Paruh Waktu Berpeluang Naik Status Ke P3K Penuh Dan Bisa di Mutasi

Kebijakan baru MenPAN-RB ini mengatur tentang mutasi wajib bagi PPPK paruh waktu, dengan kontrak satu tahun dan peluang

| Jumat, 28 November 2025
Karolus Kuasa Making Harap Aspirasi PAN Dan Bang Ayo Bermanfaat Bagi Masyarakat Lembata

Stimulan ini merupakan bentuk perhatian serius Partai Amanat Nasional (PAN) dan Bang Ayo untuk meningkatkan kesejahtera

| Jumat, 28 November 2025
Rofina Hulu Rau.,S.Gz Dipercayakan Kembali Pimpin PERSAGI Lembata periode 2025-2030

Dinamika hari ini adalah kekayaan. Perbedaan menjadi warna indah untuk merajut organisasi profesi persagi menjadi seb

| Jumat, 28 November 2025
Sebanyak 347 Pejabat Struktural di Lembata Ikuti Program Nasional ProASN untuk Penguatan Manajemen Talenta

Dalam arahan singkatnya, Sekda Paskalis Ola Tapo Bali menegaskan bahwa Profiling ASN merupakan program prioritas nasiona

| Jumat, 28 November 2025
Indeks Berita

Poling

Silakan memberi tanggapan anda ! Siapa calon bupati dan calon wakil bupati yang kalian anggap layak pimpin lembata 2024-2029?

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2025 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9