Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kanisius Tuaq Kadis Pertanian Lembata Dan Penyuluh Paskalis Puhun Bertemu Mentri Pertanian RI, Anggaran 30 M Siap Cair Untuk Lembata

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, Selasa (16/7/2024) mengaku siap mengucurkan dana senilai 30 miliar rupiah untuk optimasi lahan guna mengantisipasi dampak el nino dan krisis pangan di kabupaten Lembata.

Indonesiasurya
Rabu, 17 Juli 2024 | 16:50:04 WIB
Menteri pertanian Andi Arman Sulaiman Dan Penyuluh Pertanian Lembata, Paskalis Puhun

Jakarta,IndonesiaSurya.Com - Pemerintah Pusat melalui Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, Selasa (16/7/2024) mengaku siap mengucurkan dana senilai 30 miliar rupiah untuk optimasi lahan guna mengantisipasi dampak el nino dan krisis pangan di kabupaten Lembata. 

Janji tersebut disampaikan langsung Menteri Pertanian RI, di Jakarta saat menerima utusan Pemda Lembata yakni Kepala Dinas Pertanian, Kanisius Tuaq dan Penyuluh pertanian Lapangan Desa Balurebong, Paskalis Puhun.

Paskalis mengatakan, di kantor kementerian pertanian RI,  pihaknya menyerahkan proposal bantuan optimasi lahan dan sekaligus bertemu Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

"Tidak banyak pesan yang disampaikan kepada kami, hanya Bapak Menteri menitipkan pesan agar pemerintah daerah terus mengantisipasi dampak El Nino dan ancaman krisis pangan global dengan optimasi lahan. Bapak Menteri berjanji Semua proposal siap di tindak lanjuti," ungkap Penyuluh Pertanian lapangan, desa Balurebong, Paskalis Puhun.

Bersama Kepala Dinas Pertanian kabupaten Lembata Kanisius Tuaq, Penyuluh Pertanian lapangan Paskalis Puhun menyebut, dirinya menyerahkan proposal optimasi lahan berupa alat dan mesin pertanian, 10 Miliar, eksa, tronton, traktor, bantuan kendaraan operasional penyuluh pertanian, 130 unit sepeda motor.

Sedangkan untuk antisipasi dampak el nono dan krisis pangan, pemda Lembata mengajukan bantuan berupa ternak sapi 1000 ekor, ayam petelur 1000 ekor, Kuda 1000 ekor, kambing 1000 ekor, dan Babi 1000 ekor. Total 30 miliar. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kesempatan itu mengaku siap mengeksekusi bantuan untuk mengatasi dampak el nino dan krisisi pangan global di Kabupaten Lembata. 

Ia meminta keseriusan pemerintah daerah untuk terus mengantisipasi dampak elnino dan krisis pangan dengan memanfaatkan bantuan alsintan untuk optimasi lahan dan ternak. (PT).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Kasus Ijazah Jokowi Memanas: Polda Metro Singgung "Mantan Pejabat" Penghambat

Kasus ini kini memasuki tahan penuntutan memasuki tahap penuntutan dan akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Jaka

| Kamis, 25 Juni 2026
10 Mimpi Berbahaya Yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Mimpi bisa hanya bunga tidur tapi juga sebagai peringatan bagi kita

| Rabu, 24 Juni 2026
Lamaholot Festival Internasional Lembata Siap Digelar, Ada Door prize Bagi Pengunjung

Tiket tersebut tidak hanya menjadi tanda masuk bagi pengunjung, tetapi juga akan diundi dengan berbagai hadiah menarik,

| Rabu, 24 Juni 2026
Pembayaran Ganti Rugi Rampung, PLN UIP Nusra Siap Lanjutkan Pembangunan Akses Jalan PLTP Ulumbu Unit 5

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai, Petrus Caelestinus Masangkat, menyampaikan bahwa pembangunan akses ja

| Rabu, 24 Juni 2026
LMA Emeyode Dukung Kehadiran 7 Kampung Nelayan Merah Putih di Pesisir Sorong Selatan

kehadiran kampung nelayan merah putih membawa dampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

| Rabu, 24 Juni 2026
Lembata Butuh Kapal RoRo untuk Tembus Pasar Ekonomi Surabaya

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan bahwa kehadiran kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) menjadi syarat mutlak agar pr

| Rabu, 24 Juni 2026
Dituding Menang Lelang Karena Intervensi Politik, Direktur CV. Nekad Bangun Mandiri, Firman Husen,

Jika kami dituding sebagai kontraktor pesanan Paket Tunas (Petrus Kanisius Tuaq dan Muhamad Nasir) Bupati dan Wakil Bu

| Selasa, 23 Juni 2026
Menguji Nyali Pemkab Barru Di Balik "Karpet Merah" PT Conch dan Dugaan Pelanggaran Hukum Ekologis

Kehadiran korporasi ini tidak lagi dipandang sebagai investasi, melainkan bentuk "penjajahan ekologis" yang dilegalkan o

| Selasa, 23 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5