Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Lembata Jadi Tuan Rumah Festival Internasional Lamaholot 2026, Akan Berlangsung Empat Hari

Beragam agenda budaya, pameran ekonomi kreatif, pertunjukan seni, hingga kunjungan ke desa-desa wisata telah disiapkan untuk menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara.

Indonesiasurya
Senin, 29 Juni 2026 | 13:06:43 WIB
Foto

Lembata - Pemerintah Kabupaten Lembata bakal gelar Festival Internasional Lamaholot 2026 selama empat hari, yang rencananya dibuka tanggal 1 juli dan ditutup 4 juli 2026.

Festival akan dilaksanakan di Pantai Wulen Luo, kelurahan Lewoleba Utara kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata, provinsi NTT.

Beragam agenda budaya, pameran ekonomi kreatif, pertunjukan seni, hingga kunjungan ke desa-desa wisata telah disiapkan untuk menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara.

Hari pertama, Rabu (1/7/2026), diawali dengan pameran UMKM dan tenun yang melibatkan para pelaku ekonomi kreatif sejak pukul 08.00 WITA. Sore harinya, festival dibuka melalui grand opening dan Karnaval Budaya Lamaholot yang dimulai dari Taman Kota Swolsa menuju Pantai Wulen Luo.

Karnaval tersebut diikuti komunitas Lamaholot dari Flores Timur, Alor, sembilan kecamatan di Lembata, instansi pemerintah, swasta, BUMN, serta berbagai paguyuban etnis. Iringan musik suling, gambus, gong, dan tarian perang Hedung akan menyambut para peserta sebelum memasuki lokasi utama festival.

Malam pembukaan turut dihadiri Pemerintah Provinsi NTT, para bupati dari wilayah budaya Lamaholot, serta perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pembukaan resmi ditandai dengan tiupan buri atau cangkang siput bersama, sekaligus penyerahan Piagam KEN kepada Pemerintah Kabupaten Lembata.

Berbagai pertunjukan seni seperti Tari Dolo-Dolo dari Flores Timur, Tari Lego-Lego dari Alor, tarian kolosal Lamaholot, fashion show etnik, hingga pentas Sole Oha massal akan memeriahkan malam pertama.

Memasuki hari kedua, Kamis (2/7/2026), kegiatan difokuskan pada eksplorasi budaya melalui post tour ke Desa Wisata Atakore dan Lusilame. Rombongan wisatawan akan menikmati tarian penyambutan Holo Beba, mengunjungi dapur alam geothermal Karun Watuwawer, menyaksikan aktivitas tenun, kerajinan anyaman lontar, serta mencicipi kuliner khas masyarakat setempat.

Wisatawan juga diajak menjelajahi kampung adat Lewogolen, menikmati atraksi permainan rakyat Gese dan Erak, serta pertunjukan tarian tradisional Dua Bolo. Pada malam harinya, panggung utama di Pantai Wulen Luo kembali diisi pentas seni dari sejumlah desa wisata dan paguyuban dari Manggarai dan Ende.

Sementara itu, Jumat (3/7/2026), agenda post tour berlanjut ke komunitas Lamaholot Ile Ape di Desa Muruona dan Lamagute. Para peserta akan menyaksikan budaya Muro, penanaman mangrove, proses pembuatan garam tradisional Bihu Sia, hingga mendaki tangga seribu menuju Kampung Adat Watun Lewopito. Di kampung adat tersebut, wisatawan akan mengikuti ritual adat Utan Wuun Lolon, mengunjungi rumah adat suku, menyaksikan tenun ikat khas Ile Ape, menikmati sajian kuliner lokal, serta pertunjukan tari tradisional masyarakat setempat.

Malam ketiga festival diisi dengan pentas musik etnik Lamaholot dan pertunjukan budaya dari Desa Watodiri, Ile Kerbau, serta paguyuban Sikka dan Rote.

Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu (4/7/2026). Selain pameran UMKM dan tenun, rangkaian penutupan menghadirkan tari dari Paguyuban Sumba, fashion show modifikasi karya Sanggar Nubagere, pentas budaya Paguyuban Bajawa, serta atraksi Barakat Lembata.

Bupati Lembata dijadwalkan menutup secara resmi Festival Internasional Lamaholot 2026 pada pukul 18.30 WITA, dilanjutkan makan malam bersama, kunjungan stan pameran, dan tarian kolosal Sole Oha dan Dolo yang akan menjadi penanda berakhirnya perhelatan budaya tersebut.

Festival Internasional Lamaholot 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat promosi desa wisata, ekonomi kreatif, dan identitas masyarakat Lamaholot di mata dunia


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

FORMAK LUTIM: Opini WTP Jangan Jadi Tameng dari Dugaan Korupsi

FORMAK LUTIM yang diwakili Putra sebagai Jenderal Lapangan menilai korupsi merupakan ancaman serius terhadap pembangunan

| Senin, 29 Juni 2026
GMNI Sikka Sebut Gubernur Melki Laka Lena Pajakin Rakyat Dengan Tabrak Aturan.

Bung Oecan me jelaskan, Pergub adalah peraturan di bawah Perpres. Maka, Pergub tidak memiliki kewenangan untuk menambah

| Senin, 29 Juni 2026
Turnamen Futsal Piala RT 10 RW 003 Pinang Ranti Memasuki Hari Ketiga, Lapangan Nirbaya V Dipadati Warga

“Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa. Turnamen ini bukan cuma soal menang kalah, tapi jadi ajang silaturahmi war

| Sabtu, 27 Juni 2026
PLN UIP Nusra Luncurkan Program Agroforestry Hetero, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Wewo

Saya mengajak seluruh penerima manfaat untuk menjaga dan menjalankan program ini dengan baik. Ini merupakan investasi ja

| Jumat, 26 Juni 2026
Diduga Ada Pungli dan Gratifikasi Dalam Penataan Lokasi Eks Harnus Lembata

Berkembang informasi dari pembagian dan penempatan lapak hingga pada retribusi bulanan yang dikenakan kepada para penjua

| Jumat, 26 Juni 2026
BPW Oi NTT Gelar Musyawarah Wilayah

Oi NTT dengan slogan Tumbuh Subur dan Akur ini berhasil menggelar Muswil setelah selesai mendukung penuh konser sang mae

| Jumat, 26 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7