Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kemiskinan sebagai Isu Sosial yang Masih Mengakar di Indonesia

Arjun josua lutu edo 43123079 Mahasiswa Unwira Kupang

Indonesiasurya
Jumat, 12 Desember 2025 | 18:50:11 WIB
Ilustrasi

Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial yang hingga kini menjadi tantangan besar di Indonesia.

Meski berbagai program pemerintah telah dijalankan untuk mengurangi angka kemiskinan, kenyataannya sebagian masyarakat masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal layak, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Kemiskinan tidak hanya dipandang sebagai kekurangan pendapatan, tetapi juga sebagai kondisi yang membatasi seseorang untuk mengembangkan potensi hidupnya.

Salah satu penyebab utama kemiskinan adalah rendahnya tingkat pendidikan. Masyarakat yang tidak memiliki akses pendidikan yang memadai cenderung mengalami keterbatasan skill dan sulit bersaing di dunia kerja.

Hal ini berdampak pada pendapatan yang rendah dan sulitnya keluar dari lingkaran kemiskinan. Selain itu, lapangan pekerjaan yang tidak merata antara kota dan desa membuat sebagian masyarakat pedesaan berada pada kondisi ekonomi yang stagnan.

Faktor lain yang memperburuk kemiskinan adalah akses terhadap kesehatan. Keluarga miskin cenderung tidak mampu mendapatkan layanan kesehatan berkualitas, sehingga lebih rentan terhadap penyakit. Ketika kesehatan terganggu, produktivitas kerja menurun dan pendapatan semakin melemah. Siklus kemiskinan pun berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kemiskinan juga memiliki dampak sosial yang besar. Anak-anak dari keluarga miskin lebih berisiko mengalami putus sekolah, kekurangan gizi, hingga eksploitasi kerja.

Di sisi lain, kemiskinan dapat memicu munculnya masalah sosial seperti kejahatan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi. Ketimpangan antara kelompok kaya dan miskin tidak hanya memengaruhi stabilitas ekonomi, tetapi juga keharmonisan sosial di masyarakat.

Upaya mengatasi kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif. Pemerintah dapat memperkuat program bantuan sosial, peningkatan keterampilan kerja, pemberdayaan UMKM, serta pemerataan pembangunan di wilayah terpencil.

Selain itu, masyarakat perlu dilibatkan melalui program gotong royong, pemberdayaan komunitas, serta kolaborasi dengan sektor swasta. Dengan dukungan berbagai pihak, kemiskinan dapat ditekan dan masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup.

Pada akhirnya, kemiskinan bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga persoalan kemanusiaan.

Mengurangi angka kemiskinan berarti memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk hidup lebih layak, produktif, dan sejahtera. Dengan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa, Indonesia dapat bergerak menuju masa depan yang lebih adil dan merata bagi semua warganya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Skrining Katarak, Cara RS Bukit Lewoleba Berbagi Cinta Di Tanah Misi

Mereka sudah lama hidup dalam pandangan kabur, seolah dunia ditutupi kabut yang tak kunjung pergi. Rs Bukit memberikan P

| Kamis, 05 Maret 2026
Komitmen Transparansi, PLN Hadirkan “Matahari dalam Tanah” sebagai Ruang Dialog Energi Bersih

keberhasilan pengembangan geothermal turut ditentukan oleh relasi yang terbangun antara pemerintah, pelaku pembangunan,

| Kamis, 05 Maret 2026
14 Rumah Terbakar di Terang-Terang, Polres Bulukumba Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak

Kompol Syamsul Bahri menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Bulukumba dan Bhayangkari te

| Kamis, 05 Maret 2026
Pengurus P3A Aubala Dikukuhkan, Bupati Lembata Tekankan Kelola Air Waikomo Secara Baik

P3A, yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung to

| Kamis, 05 Maret 2026
Rujab Mendadak Jadi Rumah Rakyat, Ribuan Warga Hadir Bukber

Ramadhan adalah bulan berbagi. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

| Rabu, 04 Maret 2026
Hangatnya Ramadan, Polres Bulukumba Buka Puasa Bersama Anak Panti Darul Itiha

Momentum ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatia

| Rabu, 04 Maret 2026
Wakil Ketua DPRD Lembata, Fransiskus Xaverius B Namang, Apresiasi Yayasan Plan Lakukan Survei HIV/Aids

Plan sudah cukup baik mengambil peran itu, sekarang tinggal bagaimana Dinas terkait mendorong itu untuk penanggulangan s

| Rabu, 04 Maret 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 4