Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kisruh penerimaan pegawai PDAM Lembata, Maxi Gantung desak diusut tuntas

Maxi gantung juga mengatakan, jika benar ada dugaan bahwa yang meloskan berkas salah satu peserta karena menerima sejumlah uang, silahkan usut saja

Indonesiasurya
Kamis, 30 Januari 2025 | 08:59:51 WIB
Maxi Gabtung

Lembata, Indonesiasurya.com - Dugaan manipulasi dan nepotisme penerimaan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lembata, meninggalkan catatan yang tak mengenakan bagi Maxi Gantung salah satu wartawan senior di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Maxi Gantung mengaku gerah dengan postingan yang membawa-bawa namanya dalam kisruh dugaan manipulasi dan nepotisme penerimaan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lembata tersebut.

Kepada awak media, Selasa (28/1/2025), Maxi Gantung menunjukan screenshoot postingan sebuah akun palsu di medsos yang menyeret namanya. Ia membenarkan, isterinya terlibat dalam panitia penerimaan Pegawai PDAM Kabupaten Lembata. Namun tentang dugaan manipulasi dan nepotisme, dirinya mendukung agar DPRD Lembata segera usut tuntas.

"Saya kaget, karena nama saya beberapa kali disebut dalam media sosial sehingga saya perlu klarifikasi.
Benar, istri saya, Rofina Wona ikut dalam panitia seleksi. Soal ada dugaan nepotisme dengan meloloskan salah satu peserta yang tidak memenuhi syarat, maxi gantung  tidak tahu. Karena itu lanjutnya  kalau ada dugaan manipulasi, nepotisme dirinya  mendukung untuk mengusut tuntas kasus ini oleh DPRD," ujar Maxi.

Maxi gantung juga mengatakan, jika benar ada dugaan bahwa yang meloskan berkas salah satu peserta karena menerima sejumlah uang, silahkan usut saja.

"Mungkin  orang tidak kenal nama istri saya, sehingga dimedia sosial menyebut nama  saya," sebutnya.

Bahkan menurut Maxi gantung, dimedsos  menyebut nama istrinya  dengan nama orang lain. Karena itu lanjutnya dirinya perlu klarifikasi ke media.

Sementara itu, Rofina Wona, isteri Maxi Gantung mengatakan dirinya tidak bisa memeberikan keterangan tentang dugaan KKN dalam penerimaan pegawai PDAM Lembata.

“Saya tidak bisa memberikan keterangan karena ada atasan saya. Pak mereka langsung saja ke bapa direktur,” ujar Rofina.

Sejak 26 Januari 2025, isu dugaan manipulasi, nepotisme   dalam penerimaan pegawai PDAM Lembata menyeruak. Panitia diduga meloloskan salah seorang peserta test yang tidak memenuhi syarat karena diduga kerabat dekat Pimpinan PDAM. Isu inipun meramaikan jagat medsos di Lembata. (PT).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 15