Nagawutung, IndonesiaSurya.com – Pembagian Buku Rapor Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 di SMAN 1 Nagawutung, yang berlangsung di Aula Sekolah pada Jumat, 20 Desember 2025, tidak sekadar menjadi agenda akademik rutin, melainkan momentum refleksi bersama antara sekolah dan orang tua dalam membangun pendidikan yang berkarakter, aman, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala
Sekolah, Ketua Komite Sekolah, para guru dan tenaga kependidikan (GTK), serta
orang tua/wali siswa. Acara diawali dengan sapaan pewarta oleh Yusman Kapitan,
dilanjutkan doa pembuka yang dipimpin oleh Ibu Herlin Liman.
Dalam sambutannya, Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Nagawutung,
Petrus Gehak Ladoangin, mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala
sejenak sebagai ungkapan duka cita atas musibah kecelakaan lalu lintas yang
menimpa seorang peserta didik dan alumni hingga meninggal dunia beberapa pekan
silam. Suasana hening dan haru menyelimuti aula sekolah, menjadi pengingat akan
pentingnya keselamatan generasi muda.
Lebih lanjut, Ketua Komite menegaskan bahwa momen pembagian
rapor bukan sekadar rutinitas tahunan atau semesteran, melainkan saat yang
tepat untuk refleksi diri bersama. Ia menekankan bahwa capaian pendidikan tidak
semata-mata diukur melalui angka-angka dalam rapor, tetapi juga melalui
pembentukan perilaku, karakter, dan kedewasaan peserta didik.
Ia juga mengingatkan orang tua agar lebih waspada dan
bertanggung jawab, khususnya terkait izin penggunaan kendaraan bermotor oleh
siswa. Musibah yang terjadi, menurutnya, merupakan “tamparan keras” bagi semua
pihak agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan. “Pendidikan membutuhkan
kerja sama dan kolaborasi yang erat antara orang tua, sekolah, kepala sekolah,
serta para guru,” tegasnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Plh. Kepala Sekolah
SMAN 1 Nagawutung, Fransiskus X. Lawe, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil
Kepala Sekolah bidang Kurikulum. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih
atas dukungan serta kerja sama orang tua dan komite sekolah sepanjang semester
ganjil ini. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut pada
semester genap mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan berbagai
proses pembelajaran yang telah berlangsung, baik akademik maupun non-akademik,
sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Menariknya, Plh. Kepala Sekolah turut menyampaikan tindak
lanjut atas imbauan Gubernur NTT terkait program One School One Product.
SMAN 1 Nagawutung, jelasnya, telah menetapkan produk unggulan berupa Virgin
Coconut Oil (VCO) sebagai ciri khas sekolah. Ke depan, produksi VCO akan diintegrasikan
dalam pembelajaran muatan lokal di setiap mata pelajaran, sekaligus sebagai
upaya peningkatan kemandirian dan pendapatan sekolah.
Ia juga menginformasikan bahwa kegiatan belajar mengajar
semester genap akan dimulai pada Senin, 5 Januari 2026.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian buku rapor di
masing-masing kelas oleh wali kelas, disambut antusias oleh orang tua dan
siswa.
Kegiatan ditutup dengan penuh sukacita melalui ucapan bersama Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur ke-67. Seluruh warga sekolah menyatakan komitmen mendukung sinergisitas Tujuh Pilar Pembangunan dalam mempercepat terwujudnya NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Dirgahayu Provinsi NTT. (Hans/Humas SMANSA Naga)