Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Terkait rencana pengeboran panas bumi Atadei, Pemuda Atakore, desak PLN hadirkan ahli geologi, Geofisika, Geokimia dan Kebencanaan

Selain itu, pihak PLN juga belum menindaklanjuti kesepakatan forum seminar adat Ahar Tu yang mengharuskan komunitas budaya Ahar Tu dengan seluruh pemangku adat untuk berembuk

Indonesiasurya
Jumat, 13 September 2024 | 16:59:28 WIB
Salah satu spanduk pemuda atakore

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Pemuda atakore kecamatan Atadei kabupaten Lembata mendesak agar pelaksanaan rencana pengeboran panas bumi dihentikan, hal ini tertuang dalam salah satu spanduk dengan tulisan,  Stop Kegiatan PLTP, Stop Tipu-tipu, stop janji janji palsu, Stop Propaganda.

Forum Komunikasi Pemuda Atakore (FKPA)  Gelar Spanduk Tuntut PLN Datangkan sejumlah ahli yang sejak awal sosialisasi dihadapan hadir. 

Forum ini menilai, pihak PLN mengabaikan tahapan sosialisasi Geologi, Geofisika, Geokimia dan Kebencanaan yang menjadi pertanyaan masyarakat Atakore saat sosialisasi bersama ahli dan praktisi geothermal.

Selain itu, pihak PLN juga belum menindaklanjuti kesepakatan forum seminar adat Ahar Tu yang mengharuskan komunitas budaya Ahar Tu dengan seluruh pemangku adat untuk berembuk kemudian memutuskan proyek geothernal itu selaras dengan kehendak Leluhur.

Andreas B. Lejab, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Atakore (FKPA) kepada pers, Rabu (11/9/2024) mengatakan, aksi tersebut dipicu langkah pihak PLN bersama BPN dan Dinas Pertanahan Kabupaten Lembata melanjutkan tahapan pengembangan PLTP Atadei dengan mengidentifikasi Kepemilikan Lahan dan Inventarisasi tegakan di Lokasi.

"Perintah penjabat bupati: Desa mendatakan, jika belum ada sertifikat, ada lahan belum disertifikasi, diserahkan ke desa dan  penjabat Bupati. yang terjadi PLN sendiri turun dan mendata. Kemudian ada rekomendasi dalam seminar budaya bahwa Pemangku masyarakat adat  Ahar Tu, duduk untuk membicarakan bersama.

"Kami juga berpijak pada permintaan Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali bahwa PLN harus menyediakan ruang dan waktu kepada ahli Geologi, Geofisika, Geokimia dan Kebencanaan, agar warga dapat menerima atau menolak PLTP Atadei ini dengan sadar.

Tentang rembuk tokoh budaya Ahar Tu, memang saat ini pemangku adat suku Puhun masih ada di Alor. Kami tidak ada informasi rembuk tokoh adat, kami kaget sudah ada kegiatan identifikasi Kepemilikan Lahan dan Inventarisasi tegakan," ujar Andreas Lejab. 

Protes warga ditandai dengan memancang spanduk di dua titik di dalam desa Atakore, salah satu Calon lokasi PLTP. Menurut Forum, pemancangan spanduk itu atas ijin Pemerintah Desa dan BPBD setempat. 

Spanduk itu bertuliskan "Warga Atakore Tercinta, Tentukan Pilihan mu" Atakore  yang indah dan nyaman sekarang dan selamanya atau? Atakore dibangun di atas puing-puing kerusakan dan ketidaknyamanan di tempat lain saat ini atau diwaktu mendatang.

Ada pula spanduk bertulisan Stop Kegiatan PLTP, Stop Tipu-tipu, stop janji janji palsu, Stop Propaganda. 

Aksi warga didahului diskusi bersama Kepala desa dan BPD. 

"Kepala desa bilang, karena ia berada dalam struktur pemerintahan, pihaknya mengikuti arahan ketua Pokja, padahal Penjabat Bupati perintahkan lain," ujar Andreas. 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Di SMPS St. Antonius Padua Leworahang Mahasiswa MBKM KKNT Unwira Kupang Sosialisasi Literasi Digital

Sosialisasi tersebut meliputi etika bermedia sosial, keamanan data pribadi, pencegahan penyebaran hoaks, serta pemanfaat

| Kamis, 11 Juni 2026
Mahasiswa Unwira Berikan Pemahaman Soal Etika Komunikasi Hindari Perundungan Anak Di SDK lewoleben

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat Desa Lewobelen dapat berperan aktif dalam mencega

| Kamis, 11 Juni 2026
Permudah Askes Pelayan Kesehatan Bagi Warga, Dinkes Lembata Resmikan Pengoperasian Pustu Lewoleba Timur

Bagi Plt.Kadis Kesehatan, Akses pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat ini dioperasikan agar warga di wilayah Lamahor

| Kamis, 11 Juni 2026
Tentara dan Polisi Kerja Kebun?

Oleh Gerardus D Tukan Prodi Teknologi Pangan, FST UNWIRA Kupang

| Kamis, 11 Juni 2026
Ketua DPRD Lembata Syafrudin Sira Berikan Apresiasi Kepada Pemda Lembata Atas Penilaian WTP Oleh BPK RI

saya berikan apresiasi namun demikian, saya berharap kita tidak berpuas diri, tapi mengevaluasi dan memperbaiki sejumlah

| Kamis, 11 Juni 2026
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq Sambut Baik Rencana ASDP Tambah Rute Surabaya Lewoleba

Harapan Bupati, layanan pelayaran baru juga menghadirkan tarif yang kompetitif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh selur

| Rabu, 10 Juni 2026
Tangkap Terduga Pengedar Narkoba Di Lewoleba Polres Lembata Bungkam

Ketika sejumlah wartawan mendatangi Mapolres Lembata sesuai undangan tersebut, Kasi Humas Polres Lembata belum dapat dit

| Rabu, 10 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7