Indonesiasurya.com, Lembata - Mimpi OMK Paroki Santo Dominikus Muruona Ileape berlaga di partai puncak liga futsal antar paroki yang di gelar di lapangan Futsal Paroki Wangatoa kecamatan Nubatukan menuai hasil gemilang setelah susah payah menumbangkan tim tangguh dari paroki Santa Maria Benneaux Lewoleba.
Laga Perebutan satu tiket ke final yang mempertemukan langganan juara omk st. Maria Benneaux versus Santo Dominikus berlangsung seru.
Dua tim kuat yang bertemu dalam satu Laga super big match tersebut, tim omk St. Maria Banneaux harus mengakui kegigihan tim bertabur pemain berbakat asal Ile Ape, St. Dominikus.
Pertandingan berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025, di lapangan futsal Gereja Paroki Kristus Raja Wangatoa.
Sejak babak pertama, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi. St. Dominikus tampil lebih dominan, baik dalam penguasaan bola maupun dalam menciptakan peluang.
Cesar Making menjadi mimpi buruk bagi Pet Dida dan rekan-rekannya.
St. Dominikus membuka keunggulan melalui sepakan Luis Making. Namun Tak butuh waktu lama, Banneux berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Adepa Sulaona yang memanfaatkan blunder dari penjaga gawang St. Dominikus.
St. Dominikus kembali unggul lewat gol indah Luis Making memanfaatkan umpan silang matang. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1–2 untuk keunggulan St. Dominikus.
Memasuki babak kedua, St. Dominikus yang diperkuat oleh pemain “Atom” tampil semakin panas. Mereka menambah pundi-pundi gol melalui brace dari Rival Wadan, gol dari sang kapten Andris, serta sumbangan satu gol dari Verry Lela.
Sementara itu, Banneaux hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol dari dua bersaudara kandung, Jean dan Aiz Leuweheq.
Hingga peluit panjang dibunyikan, pertandingan berakhir dengan skor telak 3–7 untuk kemenangan St. Dominikus.
Usai laga, Head Coach St. Dominikus, Hendi Making, mengaku puas atas penampilan anak asuhnya.
“Pertandingan tadi sangat memuaskan karena St. Dominikus Muruona berhasil masuk ke partai final. Harapan saya tentu bisa membawa pulang piala ke Muruona, Ile Ape, meskipun kami harus melawan tim tuan rumah, Kristus Raja Wangatoa. Untuk Banneaux, terima kasih dan tetap semangat,” ujar Hendi.
Sementara itu, Head Coach St. Maria Banneaux, Valdy Baggio, merespons hasil pertandingan dengan lapang dada.
“Dalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan kalah. Saya ucapkan proficiat kepada St. Dominikus yang berhasil melaju ke final. Semoga beruntung.”(bedosmaking)