Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Akibat Longsor, Akses Jalan Ke Lepkes Ende Tertutp

Penulis : Nikolaus Sanggu Mahasiswa Fakultas Hukum Unipa Maumere

Indonesiasurya
Selasa, 09 Desember 2025 | 12:34:34 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || Ende - Dampak dari Hujan deras yang mengguyur Ruas jalan di wilayah kecamatan Lepembusu Kelisoke (Lepkes), Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak beberapa minggu yang lalu telah terjadi Bencana Longsor.

Salah satu lokasi yang terdampak paling parah dari longsor tersebut, dijalur penghubung Antara ke tiga desa yakni Desa Taniwoda, Desa Detuara, Desa Rutu Jeja, yang dikenal sebagai rute utama masyarakat, tepatnya di kecamatan Lepembusu Kelisoke, kabupaten Ende.

Salah satu, Pemuda Lepkes Niko Sanggu, menyuarakan keresahan masyarakat yang semakin hari kian merasa diabaikan oleh pemerintah.

"Kondisi jalan saat ini sudah tidak layak digunakan. Kami merasa resah karena jalan rusak ini menyulitkan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko kecelakaan, baik ringan maupun berat,” ujar Niko kepada Reporter Gardaflores Senin, 8/12/2025.

Menurutnya, akses jalan yang baik merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk menunjang mobilitas dan keselamatan. Namun, jalan yang rusak justru menyulitkan warga dan akan berpotensi merusak kendaraan mereka.

"Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,”!!!

Lebih lanjut, Niko Menegaskan dan sekaligus mengkritk Pemkab : Jangan terlalu banyak bicara! dengan gaya Retorik kalian pikir kami Masyarakat percaya? Sayangnya kami masyarakat tidak akan percaya! yang kami butuhkan dan percaya adalah tindakan nyata yang berdampak terhadap masyarakat, Karena Pemerintah Kabupaten Ende bicara banyak berbuat sedikit. "Miris."

Niko menilai, kekecewaan masyarakat hari ini sudah sepatutnya menjadi perhatian utama pemerintah. Ia menilai sikap diam pemerintah sebagai bentuk kelalaian dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi negara.

“Pemerintah seakan-akan buta terhadap kewajibannya. Jalan ini sudah lama rusak, tapi tidak ada tindakan nyata. Padahal, masyarakat berhak mendapatkan infrastruktur yang layak,” tegasnya.

Ia pun mendesak pemerintah daerah untuk segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut agar tidak semakin membahayakan warga pungkasnya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7