Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


GARIK Siapkan Aksi Serentak di Polda Sulsel dan Mabes Polri, Dugaan Rokok Ilegal di Maros Memanas

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk kemarahan publik atas dugaan lemahnya penindakan terhadap peredaran dan aktivitas pabrik rokok ilegal yang dinilai semakin terang-terangan beroperasi di wilayah Maros.

Indonesiasurya
Senin, 25 Mei 2026 | 23:52:45 WIB
Foto

MAKASSAR — Gelombang tekanan terhadap aparat penegak hukum terkait dugaan maraknya aktivitas rokok ilegal di Kabupaten Maros terus membesar. Dewan Pengurus Pusat Gerakan Aktivis dan Rakyat Intelektual (DPP GARIK) dikabarkan akan menggelar aksi serentak di Polda Sulawesi Selatan dan Mabes Polri pada Selasa, 2 Juni 2026. (25/05/2026).

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk kemarahan publik atas dugaan lemahnya penindakan terhadap peredaran dan aktivitas pabrik rokok ilegal yang dinilai semakin terang-terangan beroperasi di wilayah Maros.

Dalam seruan aksi yang viral di media sosial, GARIK secara tegas membawa tuntutan keras: mendesak pencopotan Kapolres Maros dan meminta Mabes Polri turun langsung melakukan evaluasi total terhadap jajaran aparat di wilayah tersebut.

“Maros jangan dijadikan surga rokok ilegal. Jika aparat diam, maka publik akan menilai ada pembiaran,” demikian bunyi seruan yang beredar luas dan memantik perhatian masyarakat.

Situasi ini pun menjadi sorotan tajam publik Sulawesi Selatan. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana dugaan aktivitas ilegal dapat berkembang tanpa adanya tindakan hukum yang dianggap signifikan.

GARIK menilai dugaan maraknya rokok ilegal bukan hanya merugikan negara dari sisi pendapatan cukai, tetapi juga mencoreng wajah penegakan hukum. Mereka menegaskan aksi akan berlangsung damai, namun dengan tekanan moral yang kuat agar aparat tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut.

Tak hanya di Makassar, isu ini juga mulai menjadi pembicaraan nasional setelah poster aksi dengan narasi “Copot Kapolres Maros” menyebar luas di berbagai platform digital. Publik kini menunggu respons resmi dari pihak kepolisian terkait tudingan dan tuntutan yang terus bergulir.

Aksi serentak di dua titik strategis, yakni Polda Sulsel dan Mabes Polri, diprediksi akan menjadi salah satu gelombang protes terbesar yang mengangkat isu dugaan rokok ilegal di Sulawesi Selatan tahun ini.

Baramakassar_


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Di Balik Harlah Fatayat NU: Data LKP3A Bicara, Kekerasan Perempuan-Anak di Lembata Menguak Fakta Pahit

Di balik agenda organisasi perempuan muda NU itu, muncul fakta yang mengusik: kasus kekerasan terhadap perempuan dan ana

| Selasa, 26 Mei 2026
Berdaya dan Mendunia: Fatayat NU Lembata Launching Rumah Produksi & RA Qurrata A’yun

Yuni Damayanti menegaskan bahwa peluncuran Rumah Produksi TKM dan peresmian RA Qurrata A’yun merupakan hasil konkret k

| Selasa, 26 Mei 2026
Persebata Lembata Mencari Bakat Baru, Turnamen HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir

Kehadiran berbagai elemen ini menandakan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga di daerah.

| Selasa, 26 Mei 2026
Kisruh MTs GUPPI Malintang Memanas, Warga akan Laporkan Dana BOS ke APH

Masih menutup Sumber ini, bersama tim hukum dan sejumlah warga Malintang telah lama mempelajari dan mengantongi sejumla

| Senin, 25 Mei 2026
Juara Lembata Fishing Tournament 2026, Emanuel Toni Rebut Piala Bupati Dan Uang 75 Juta

Lembata Fishing Tournament 2026 diharapkan dapat menjadi agenda wisata tahunan yang mampu menarik lebih banyak peserta n

| Senin, 25 Mei 2026
Publik Pertanyakan Transparansi Camat Ujung Pandang, Penertiban PKL Diduga Tidak Berkeadilan

Sikap tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Pasalnya, sebagai pejabat publik, seorang camat dinilai wajib membuka

| Senin, 25 Mei 2026
Laut Lembata Surga Bagi Pemancing

"Laut Lembata sangat indah dan sangat kaya akan ikan. Terima kasih sudah menyambut kami dengan hangat. Semoga event ini

| Senin, 25 Mei 2026
Hasan Tugu Tim Kuasa Hukum Keluarga Polikarpus Demon Minta Penyidik Perlu Priksa Berto Take

Konflik bermula ketika Berto Take mengoreksi keterangan tim kuasa hukum keluarga korban terkait jumlah terduga pelaku. B

| Minggu, 24 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5