Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


SPBU Perintis Disorot Usai Muncul Dugaan Mafia Solar

Ketua Investigasi Sulsel LMR RI, Husaen, membongkar praktik kotor yang dilakukan secara rapi namun kasat mata.

Indonesiasurya
Rabu, 11 Februari 2026 | 00:02:50 WIB
Foto

Makassar –Tabir gelap distribusi BBM bersubsidi di Kota Makassar kembali terkuak. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke SPBU di Jalan Poros Perintis Kemerdekaan (depan PT Coca Cola) yang diduga kuat telah berubah menjadi “sarang” bagi para pelansir solar subsidi untuk merampok hak rakyat kecil.

Operasi Senyap “Tikus Gudang” Dini Hari

Ketua Investigasi Sulsel LMR RI, Husaen, membongkar praktik kotor yang dilakukan secara rapi namun kasat mata.

Hasil investigasi di lapangan mengungkap adanya aktivitas mencurigakan sebuah mobil boks milik perusahaan toko kelontong modern yang kerap “berpesta” solar saat warga sedang terlelap.

Pantauan tim kami, mobil boks dan Truk ini masuk dengan posisi melawan arahsebuah manuver yang tidak wajar mereka beraksi sekitar pukul 02.00 WITA, saat pengawasan lengah,” tegas Husaen.Jumat 06/02/2026

Modus Deposit : Rakyat Diberi Sisa, Mafia Dapat Kuota

Husaen menuding ada kongkalikong busuk antara oknum pengelola SPBU dengan para pelansir. Modusnya terbilang licin: para pemain besar diduga melakukan transaksi deposit atau sistem “booking” kuota terlebih dahulu.

Akibatnya, masyarakat umum yang mengantre di siang hari harus gigit jari karena stok solar sering dinyatakan habis secara misterius.

Padahal, solar tersebut diduga telah dialokasikan secara ilegal untuk pihak-pihak tertentu yang berani membayar lebih melalui jalur belakang.

Ini adalah pengkhianatan terhadap rakyat! Solar subsidi seolah-olah habis untuk warga, tapi nyatanya mengalir deras ke kantong mafia lewat sistem deposit Kami menduga kuat ada praktik pelansir terstruktur di sini,” geram Husaen.

Desak Aparat Sikat Habis!

Praktik ini dinilai bukan hanya sekadar pelanggaran administrasi, melainkan tindak pidana yang merugikan negara dan masyarakat luas.

Husaen mendesak aparat penegak hukum (APH) dan Pertamina untuk tidak menutup mata.

Kami minta segera turunkan tim! Segel SPBU yang nakal dan tangkap aktor intelektual di balik distribusi gelap ini. Jangan biarkan hak rakyat disedot oleh oknum tak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi,” pungkasnya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Gila ! Kredit Siluman Rp. 230 Juta Muncul, Kinerja Bank NTT Cabang Lewoleba Dipertanyakan.

Kepada media ini, Jumat (29/5/2026), Lasarus mempertanyakan munculnya pinjaman baru senilai Rp.230 juta yang menurutnya

| Sabtu, 30 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 2