Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tidak hanya Jalan-jalan hingga mobil dinas terbakar, dokter RSUD Lembata juga diduga abaikan Pasien hingga meninggal dunia

pada waktu para dokter memilih piknik ada seorang pasien yang meninggal akibat dokter menunda operasi.

Indonesiasurya
Sabtu, 01 Februari 2025 | 10:55:15 WIB
RSUD Lewoleba

Lewoleba, Indonesiasurya.com -  Kasus mobil dinas tanpa TNKB milik Pemda Lembata yang digunakan RSUD Lewoleba yang terbakar, usai di gunakan sejumlah dokter untuk jalan-jalan ke pantai wade ternyata meninggalkan cerita lain yang teramat menyakitkan.

Informasi di dapat media ini, pada waktu para dokter memilih piknik ada seorang pasien yang meninggal akibat dokter menunda operasi.

Penelusuran media ini, ada pasien masuk IGD dan hendak dilakukan cito operasi namun, dokter tidak mengambil tindakan hingga pasien pun meninggal

Anehnya penundan operasi terhadap pasien Irmawati binti Munawir yang kini telah almarhum tersebut disebabkan karena dokter memilih piknik.

Kejam memang tapi ini kondisi RSUD Lembata yang di gawangi drg. Yosep  Paun.

Informasi media ini dijelaskan bahwa, pasien atas nama Irmawati binti munawir masuk IGD (27/1/2025) dan hendak Cito operasi jam 5 sore tetapi kemudian oleh dokter ditunda malam karena, dokter memilih pergi bertamasya ke pantai wade.
Dan saat malam dokter kembali menunda operasi  karena, kejadian terbakarnya mobil dinas yang di bawa dokter untuk senang-senang tersebut hingga akhirnya, pasien Irmawati binti Munawir tidak tertolong dan meninggal jam 3 pagi.

Miris memang kejadian ini namun, RSUD bungkam tanpa ada penjelasan.
Ada apa dengan direktur RSUD? Apa mungkin ini cara melindungi prilaku dokter yang abaikan pasien hingga meninggal? Dimana rasa kemanusiaan dokter? Apakah karena dibutuhkan RSUD sehingga mereka boleh sesuka hati melakukan apa yang mereka senangi tanpa peduli dengan pasien?

Advokat LBH Sikap meminta agar polres Lembata segera lakukan lidik, apabila karena kelalaian manusia maka, tidak ada alasan lain Polres Lembata segera tetapkan tersangka biar ada yang bertanggung jawab, dan ada efek jerah, tegas Vian Nilan.

Demikian pun penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali kepada indonesiasurya menegaskan bahwa terkait persoalan ini, akan diselesaikan sesuai prosedur.

"Kita akan selesaikan sesuai prosedur dan nanti yang bersangkutan akan dimintai keterangan" Jelas penjabat Bupati Lembata 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Gila ! Kredit Siluman Rp. 230 Juta Muncul, Kinerja Bank NTT Cabang Lewoleba Dipertanyakan.

Kepada media ini, Jumat (29/5/2026), Lasarus mempertanyakan munculnya pinjaman baru senilai Rp.230 juta yang menurutnya

| Sabtu, 30 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5