Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Usai Nonton Laga Final Piala Bupati, Seorang Warga Amagarapati 19 Tahun Terkena Peluru Nyasar, Kapolres Flotim diminta Tangungjawab.

Kapolres Flores Timur (Flotim) diminta bertanggung jawab atas insiden penembakan yang kuat dugaan dilakukan oleh oknum anggota polis

Indonesiasurya
Selasa, 06 Agustus 2024 | 11:17:41 WIB
Foto ikustrasi

Larantuka, Indonesiasurya.com - Diduga kuat akibat buruknya pola penanganan kerusuhan di polres Flotim seorang warga (19 tahun) kelurahan Amagarapati  kecamatan Larantuka, Flotim terkena peluru nyasar setelah seorang oknum anggota polisi melepas tembakan peringatan.

Kapolres Flores Timur (Flotim) diminta bertanggung jawab atas insiden penembakan yang kuat dugaan dilakukan oleh oknum anggota polisi terhadap seorang warga yang diduga salah sasaran. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/tergantung-dengan-seutas-kain-panjang-di-kamar-tidur-rd-akhiri-hidup-dengan-tragis 

https://indonesiasurya.com/berikut-77-rekomendasi-yang-dikeluarkan-dpp-pkb-untuk-para-bakal-calon-yang-siap-maju-pilkada-serentak

Kejadian tersebut terjadi pada Senin, 5 Agustus 2024 malam ketika, aparat Polres Flotim berusaha membubarkan aksi tawuran yang pecah usai laga final sepak bola Liga Satu Piala Bupati Cup 2024. 

Seorang remaja berusia 19 tahun bernama Fransiskus Frederik Ebang Diaz dari Kelurahan Amagarapati, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hendrikus Fernandez Larantuka setelah terkena peluru.

Keluarga korban menduga bahwa tembakan yang mengenai lengan kanan bagian belakang Fransiskus ditembak dari jarak dekat, yang mengakibatkan korban pingsan dan mengeluarkan cairan putih dari mulutnya. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/ama-raya-pinjaman-pemda-lembata-212-miliar-kok-bisa-pt-lima-satu-kerja-proyek-pen-senilai-225-miliar-ini-hoax-dan-fitna

Om kandung korban, Marianus Lodvick Dea, menjelaskan kepada wartawan di RSUD Larantuka bahwa hasil rontgen menunjukkan kedalaman peluru karet tersebut mencapai 7 cm. 

Marianus juga menyatakan kekesalannya terhadap pola penanganan kerusuhan oleh Polres Flores Timur, yang menurutnya tidak mengikuti SOP yang benar. Ia menegaskan bahwa keluarga korban menuntut tanggung jawab Kapolres dan menghukum oknum polisi yang melakukan penembakan.

Kami menolak upaya mediasi dan menuntut Kapolres Flotim untuk segera memproses oknum polisi tersebut. Jika perlu, pecat dia dari keanggotaan Polri,” tegas Marianus. Ia juga menambahkan bahwa keluarga akan menyurati Kapolda NTT, Kapolri, dan Kompolnas dengan permintaan untuk mencopot Kapolres Flores Timur saat ini karena dinilai tidak mampu mengendalikan bawahannya dalam penanganan tawuran tersebut.

Baca juga ;  https://indonesiasurya.com/oknum-anggota-ulp-lembata-di-duga-berikan-janji-palsu-dan-menipu-kontraktor

Insiden ini menimbulkan kemarahan warga, khususnya di wilayah Lewerang (Amagarapati), yang merasa tidak terlibat dalam aksi tawuran namun menjadi korban tindakan represif oleh aparat kepolisian.sunber ; metrotimor.com


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Anggaran Terbatas, Tahun 2026 Di Lembata Nyaris Tak Ada Paket Proyek Yang Di Tender

Paket pekerjaan apbd tahun 2026 lebih pada pengadaan langsung karena, pagu di bawah 200 juta dengan metode e-katalog" un

| Rabu, 03 Juni 2026
Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14