Lembata - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menyambut baik rencana ASDP membuka pelayaran LDF dengan rute baru Surabaya -Lewoleba.
Bupati berharap dengan kehadiran kapal Ro-Ro langsung dari Surabaya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
"Kita menyambut baik rencana ini karena tentu akan sangat membantu terutama mahasiswa yang menempuh pendidikan di Pulau Jawa, juga petani, nelayan, serta pelaku usaha" ungkap Bupati.
Harapan Bupati, layanan pelayaran baru juga menghadirkan tarif yang kompetitif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir pihak.
"Kehadiran ASDP harus menjadi solusi untuk menekan biaya transportasi yang selama ini masih mahal. Ini perusahaan milik negara sehingga orientasinya juga harus pada pelayanan masyarakat," tegasnya.
Bupati bahkan menargetkan pelayaran perdana rute Surabaya–Lewoleba dapat dilaksanakan pada 12 Oktober 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah. Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tahapan teknis yang harus diselesaikan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa trayek yang dibuka nantinya harus tetap menjadikan Lembata sebagai titik singgah utama. Bahkan terbuka peluang pengembangan rute yang menghubungkan Surabaya, Lewoleba, Atapupu hingga Timor Leste.
Terkait kesiapan infrastruktur, Bupati meminta seluruh pihak untuk saling mendukung dalam upaya peningkatan fasilitas pelabuhan, termasuk kemungkinan pembangunan sarana pendukung dan perbaikan pelabuhan secara menyeluruh agar aktivitas ekspedisi dapat berkembang dengan basis operasional di Lembata.
Di akhir pertemuan, Bupati meminta seluruh pemangku kepentingan memberikan dukungan agar rencana pelayaran perdana dapat terwujud sesuai target. Ia juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah tetangga seperti Flores Timur dan Alor yang siap mendukung pengembangan konektivitas antarwilayah di Nusa Tenggara Timur.
"Tujuan utama kita adalah melayani rakyat dan mempercepat pembangunan agar Lembata tidak tertinggal dari daerah lain," pungkasnya.