Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


KMI Akan Gelar Aksi di KPK RI, Soroti Dugaan Praktik Korupsi Kepala Dinkes di Mandailing Natal

Koordinator lapangan aksi, Syahrul Romadon Rambe menegaskan bahwa praktik semacam ini tidak boleh dibiarkan berkembang menjadi budaya dalam sistem birokrasi.

Indonesiasurya
Kamis, 16 April 2026 | 13:19:43 WIB
Foto

 Kongres Milenial Indonesia (KMI) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada Jumat, 17 April 2026. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk desakan terhadap aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik korupsi yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Berdasarkan hasil kajian, analisis, serta informasi yang dihimpun dari masyarakat, diduga terdapat praktik pengumpulan “uang keamanan” lintas dinas yang melibatkan sejumlah oknum pejabat. Nilai pungutan tersebut disebut bervariasi, mulai dari Rp120 juta hingga Rp500 juta, tergantung pada instansi terkait. Dugaan ini menimbulkan kekhawatiran serius karena berpotensi mencederai integritas birokrasi serta merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.

Koordinator lapangan aksi, Syahrul Romadon Rambe menegaskan bahwa praktik semacam ini tidak boleh dibiarkan berkembang menjadi budaya dalam sistem birokrasi. Ia menyebut bahwa korupsi merupakan musuh bersama yang harus dilawan secara tegas tanpa kompromi.

“Dugaan praktik pungutan liar berkedok uang keamanan ini adalah bentuk penyimpangan serius. Kami mendesak KPK untuk segera turun tangan, memeriksa, dan menindak tegas seluruh pihak yang diduga terlibat,” tegas Syahrul.

Aksi unjuk rasa ini direncanakan akan diikuti sekitar 100 massa dengan membawa berbagai atribut seperti pengeras suara dan bendera sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara terbuka.

Dalam aksi tersebut, KMI menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

1. Mendesak KPK RI untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal terkait dugaan keterlibatan dalam praktik pungutan.

2. Meminta KPK segera menetapkan tersangka jika ditemukan bukti yang cukup atas dugaan tindak pidana korupsi.

3. Mendorong penegakan hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk oknum pejabat daerah dan aparat penegak hukum.

4. Mendesak KPK untuk turun langsung ke Sumatera Utara dan membentuk langkah khusus dalam pemberantasan korupsi di wilayah tersebut.

Syahrul juga menambahkan bahwa aksi ini merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat sipil dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi yang selama ini menjadi prioritas nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. Ini bukan hanya soal satu daerah, tetapi soal masa depan tata kelola pemerintahan yang bersih di Indonesia,” tutupnya.

(Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14