Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Mantan kepala desa Panama, Datangi Kejaksaan Negeri Lembata Pertanyakan Perkembangan kasus Yang Dilaporkan.

Kami desak kejaksaan untuk minta inspektorat segera keluarkan hasil audit terhadap desa Panama" ujar Beni.

Indonesiasurya
Jumat, 29 Agustus 2025 | 13:18:56 WIB
Foto

Indonesiasurya com, Lembata - Mantan Kepala desa Panama bersama sejumlah tokoh dari desa tersebut menggunakan sebuah mobil pickup mendatangi kejaksaan negeri Lembata mempertanyakan perkembangan kasus yang telah dilaporkan pihak Bernardus Beni mantan kades.

Bernardus Beni kepada media ini mengatakan, laporan yang disampaikan oleh pihaknya sejak bulan Januari 2025 namun, hingga Agustus ini belum ada kejelasan karena itu, bersama para tokoh kami mendatangi kejaksaan menanyakan perkembangan kasus

"Kami desak kejaksaan untuk minta inspektorat segera keluarkan hasil audit terhadap desa Panama" ujar Beni.

Kami bertemu dengan Kasubsi Intel kejaksaan negeri Lembata, Eko Triadi dan beliau sampaikan bahwa, setelah ini akan dilakukan koordinasi dengan tim untuk mengetahui perkembangan dan kami akan koordinasi dengan beliau kembali.

"Kasubsi Intel janji akan segera dapatkan hasil dan disampaikan ke masyarakat." Ujar Mantan kades Panama dua periode ini.

Bernardus Beni mengatakan, yang dilaporkan adalah dugaan kerugian desa sebesar 373 juta dari berbagai kegiatan di desa seperti Jaringan listrik, bak pah dan lain-lain dari APBDes tahun anggaran  2023-2024.

Mantan kepala desa juga menyebut ada Penyalahgunaan wewenang karena perluasan jaringan listrik itu kewenangan PLN bukan pemerintah desa

Selain itu Bernadus Beni secara gamblang mengatakan, Rinto Kades Panama saat ini, kami duga sudah melakukan penipuan kepada BPD dimana pihak desa mengatakan sudah berkonsultasi dengan kejaksaan.

Ditanya terkait adanya laporan ke inspektorat terhadap dirinya, Bernadus Beni mengatakan, bahwa benar ada yang melaporkan dirinya.

Bernadus Beni mengatakan, yang melapor dirinya adalah mereka yang tergabung dalam organisasi kecil dengan nama, Masyarakat peduli Panama.

"Bener Mereka ini membuat laporan, tapi saya mau katakan bahwa ini, bukan untuk kepentingan masyarakat desa. Ini kepentingan pihak tertentu karena laporan yang dilakukan. Masyarakat peduli Panama itu dibuat setelah kami membuat laporan ke inspektorat" jelas Beni.

Kejaksaan berharap hasil audit inspektorat cepat keluar sebagai pintu masuk jaksa menangani kasus ini.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 19