Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, FPD NTT Gelar pawai budaya

Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya perubahan yang lebih baik, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersuara dan bergerak melawan kekerasan seksual di seluruh Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur

Indonesiasurya
Minggu, 23 Maret 2025 | 20:04:56 WIB
Kegiatan pawai budaya

Jakarta, Indonesiasurya com - Menanggapi kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh mantan Kapolres Ngada, Nusa Tenggara Timur, Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja (FWLS), Forum Perempuan Diaspora Nusa Tenggara Timur (FPD NTT) Jakarta mengadakan Pawai Budaya dengan tema “Menolak segala bentuk Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di NTT dan seluruh Indonesia” pada Minggu, 23 Maret 2025.


Kegiatan ini sekaligus menggalang kesadaran publik serta mendesak perubahan nyata dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT

Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam memerangi kekerasan seksual dan menjunjung tinggi hak-hak korban.

Dalam kesempatan ini, Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta mengeluarkan seruan yang berfokus pada beberapa poin utama:
1. Mengutuk kekerasan seksual yang dilakukan oleh mantan Kapolres Ngada, Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja (FWLS)
2. Menuntut hukuman yang tegas bagi pelaku, berupa hukuman kebiri dan penjara seumur hidup, serta pemberhentian dengan tidak hormat dari institusi Kepolisian Republik Indonesia.
3. Memberikan perlindungan dan pemulihan hak korban, untuk memastikan hak-hak korban kekerasan seksual dipenuhi dan dilindungi.
4. Menuntaskan semua kasus kekerasan seksual pada anak dan perempuan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur.
Kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat diaspora Nusa Tenggara Timur di Jakarta turut berpartisipasi dalam Pawai Budaya ini.
Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas, sekaligus bentuk nyata dari komitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak di NTT.

“Kami berharap bahwa aksi ini dapat menggugah kesadaran publik untuk tidak tinggal diam terhadap kekerasan seksual yang semakin meningkat, khususnya di NTT. Kami juga meminta agar pemerintah, aparat kepolisian, dan seluruh pihak terkait segera mengambil langkah tegas memberikan hukuman serta memberikan rasa aman bagi seluruh perempuan dan anak di NTT,” ujar Ketua Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta, Sere Aba. 

Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya perubahan yang lebih baik, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersuara dan bergerak melawan kekerasan seksual di seluruh Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Gila ! Kredit Siluman Rp. 230 Juta Muncul, Kinerja Bank NTT Cabang Lewoleba Dipertanyakan.

Kepada media ini, Jumat (29/5/2026), Lasarus mempertanyakan munculnya pinjaman baru senilai Rp.230 juta yang menurutnya

| Sabtu, 30 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 12