Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PAD Pertama Dari Sewa Coolstorage Ayam Beku Disetor ke Bendahara Pendapat Daerah Kabupaten Lembata.

Setiap tahun, kurang lebih Rp40 miliar uang keluar dari Lembata hanya untuk pembelian ayam beku. Ini angka yang sangat besar, dan mulai sekarang kita harus memastikan uang itu tetap beredar di dalam daerah,” ujar Muktar.

Indonesiasurya
Rabu, 12 November 2025 | 00:07:58 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lembata - Niat tulus Bupati Petrus Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati Muhamad Nasir untuk meningkatkan Pendapatan asli daerah (PAD) terus di Galang melalui program Nelayan Tani Ternak dan pelahan hal ini, mulai menampakan hasil.

Sejak dilantik menjadi Bupati Lembata, Kanis Tuaq optimist produk ayam beku lokal memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan simbol kemandirian pangan di Kabupaten Lembata.


Hal ini terbukti dengan penyetoran PAD pertama hasil dari usaha pemberdayaan Coolstrorage yang diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata oleh pengusaha lokal ayam pedaging di Lembata.

Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Muktar Hada melalui Kabid Peternakan Irenius Ola Samon kapad indonesiasurya.com,  12 November 2025 membenarkan penyetoran PAD bersumber dari coolstorage ayam beku.

Menurut Iren Ola, Potensi PAD dari ayam beku sehat Lembata terus  meningkat karena pada periode Nopember 2025.

“Terdapat ayam boriler di kandang kandang peternak sebanyak 15.777 ekor yang masih dipelihara di 141 peternak yang tersebar di 9 kecamatan. Dan hasilnya sudah ada Penyetoran perdana hari ini,  sebesar Rp.1.625.600 atas jasa pemotongan ayam dan sewa peralatan dari tanggal 09 Oktober s.d 31 oktober 2025 sebayak 2.032 ekor,” ungkap Iren Ola

Lebih jauh Iren Ola menjelaskan sekalipun penyetoran perdana dalam jumlah kecil tetapi potensi kedepan akan ada besar karena terdapat ayam boriler di kandang kandang peternak sebanyak 15.777 ekor yang masih dipelihara di 141 peternak.

“Daya tampung peralatan ayam beku sebanyak 2 unit yang sekarang di sewakan sebesar 5 ton, dan kebutuhan rata-arat konsumsi ayam beku kabupaten lembata pada low season (Bulan Januar – Maret , September-Oktober) mencapai 8.700 kg ayam beku / bulan,” ungkapnya.

Sedangakan pada high season (Bulan April-agustus – Nopember-desember) bisa mencapai 14.000 Kg/ bulan maka potensi peningkatan populasi pada hig season masih terbuka lebar.

Untuk mencapai kemandirian daging ayam beku di tahun 2026 diharapkan peternak di kabupaten Lembata memelihara sebanyak 30.000 doc ayam broiler dan potensi ini akan meningkat lagi jika 27 Dapur MBG aktif yang rencananya akan dibanguny di kabupaten Lembata.

Sementara itu Muktar Hada, kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, program NTT diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata dan mendatangkan PAD bagi pemerintah daerah.

Menurutnya, selama ini masyarakat Lembata sangat bergantung pada pasokan ayam beku dari luar daerah, seperti Kupang dan Kabupaten Sikka. Dampaknya, uang dalam jumlah besar terus keluar dari Lembata setiap tahun tanpa memberikan efek ekonomi lokal yang signifikan.

“Setiap tahun, kurang lebih Rp40 miliar uang keluar dari Lembata hanya untuk pembelian ayam beku. Ini angka yang sangat besar, dan mulai sekarang kita harus memastikan uang itu tetap beredar di dalam daerah,” ujar Muktar.

“Ini adalah momentum untuk menyatukan semua pihak. Kita harus saling menopang agar sekuat apapun badai, bisa kita hadapi demi kebaikan bersama,” kata Muktar.
Kepada pelaku usaha swasta yang mulai menunjukkan minat membeli produk ayam beku lokal, Kadis Muktar menyampaikan penghargaan dan dorongan untuk terus bermitra dengan peternak lokal. Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama mendukung produk lokal daerah.

Produk ayam beku lokal ini diharapkan menjadi salah satu produk unggulan Lembata yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang usaha baru dan memperkuat ketahanan pangan daerah secara menyeluruh


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Skrining Katarak, Cara RS Bukit Lewoleba Berbagi Cinta Di Tanah Misi

Mereka sudah lama hidup dalam pandangan kabur, seolah dunia ditutupi kabut yang tak kunjung pergi. Rs Bukit memberikan P

| Kamis, 05 Maret 2026
Komitmen Transparansi, PLN Hadirkan “Matahari dalam Tanah” sebagai Ruang Dialog Energi Bersih

keberhasilan pengembangan geothermal turut ditentukan oleh relasi yang terbangun antara pemerintah, pelaku pembangunan,

| Kamis, 05 Maret 2026
14 Rumah Terbakar di Terang-Terang, Polres Bulukumba Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak

Kompol Syamsul Bahri menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Bulukumba dan Bhayangkari te

| Kamis, 05 Maret 2026
Pengurus P3A Aubala Dikukuhkan, Bupati Lembata Tekankan Kelola Air Waikomo Secara Baik

P3A, yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung to

| Kamis, 05 Maret 2026
Rujab Mendadak Jadi Rumah Rakyat, Ribuan Warga Hadir Bukber

Ramadhan adalah bulan berbagi. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

| Rabu, 04 Maret 2026
Hangatnya Ramadan, Polres Bulukumba Buka Puasa Bersama Anak Panti Darul Itiha

Momentum ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatia

| Rabu, 04 Maret 2026
Wakil Ketua DPRD Lembata, Fransiskus Xaverius B Namang, Apresiasi Yayasan Plan Lakukan Survei HIV/Aids

Plan sudah cukup baik mengambil peran itu, sekarang tinggal bagaimana Dinas terkait mendorong itu untuk penanggulangan s

| Rabu, 04 Maret 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3