Indonesiasurya.com || Lembata — Sekolah Satu Atap (SD - SMP) 92 Bean kecamatan Buyasuri Kabupaten Lembata Provinsi NTT, menggelar kegiatan ko-kurikuler dengan mengusung tema umum “Menumbuhkan Budaya Literasi dan Numerasi Berbasis Data”.
Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kompetensi peserta didik dalam membaca, mengolah, dan mempresentasikan data secara kritis dan bertanggung jawab,
Kegiatan ko-kurikuler tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah SD–SMP Satu Atap 92 Bean , Darius Minggu, S.Pd.Gr.
Dalam sambutannya, kegiatan dengan subtema “Cerdas Membaca Data, Terampil Mengelola Data.” Darius menegaskan bahwa program ko-kurikuler merupakan tahapan lanjutan setelah proses akademik, yang dirancang melalui kolaborasi lintas mata pelajaran untuk mengimplementasikan pembelajaran literasi dan numerasi secara kontekstual.
“Ko-kurikuler ini adalah langkah awal untuk membiasakan peserta didik menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari di kelas. Harapannya, siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memetik manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mereka,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Sosial P2KB Kabupaten Lembata, khususnya melalui Program PIK-R SD–SMP Satu Atap 92 Bean yang diinisiasi oleh Penyuluh KB Kecamatan Buyasuri, Gregorius Genohong Lazar dan Atanasius Magu Ledun, sebagai bentuk sinergi berkelanjutan antara sekolah dan program kependudukan.
Kegiatan ko-kurikuler dibagi ke dalam tiga agenda utama, yakni debat literasi dengan topik pro dan kontra terkait isu pangkas rambut dan sanksi berlutut, lomba presentasi numerasi, terkait analisis demografi Desa Bean,Analisis Data SD SMP Satu Atap 92 Bean dan Produktifitas petani sayur di Desa Bean serta presentasi Duta Genre SD–SMP Satu Atap 92 Bean yang mengangkat program unggulan sekolah seperti PARKIR-BIS, Genre Cantik, dan Bersinar.