Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Begini Perkembangan siswi SMP korban Penyiraman air keras asal Lembata, NTT di RS. Sanglah Bali

Korban penyiraman air keras sudah mendapat perawatan di RSUP Sanglah bali

Indonesiasurya
Minggu, 20 Oktober 2024 | 21:32:56 WIB
Foto

Lewoleba,Indonesiasutya.com - Gadis 13 tahun siswi SMP satu Nubatukan kabupaten Lembata nusa tenggara Timur (NTT) yang disiram air keras oleh Carles Arif alias ko ci telah mendapat pelayanan oleh tim dokter di rumah sakit Sanglah Denpasar Bali (17-10-2024)

MW mendapat perhatian serius tim dokter di RSUP Sanglah, sesaat setelah tiba di Denpasar Bali MW dijemput di bandara oleh yayasan maci angi Bali dan akan melakukan pendampingan selama perawatan

Gerak tim medis di RSUP Sanglah patut di apresiasi sebab setelah tiba di rumah Sakit, tim dokter langsung mengambil tindakan.

Meisya sudah jalani tindakan operasi. Tim dokter sudah lakukan operasi Omnion Graft tadi malam, 17 Oktober 2024 masuk kamar operasi Pkl 23.00, selesai Pkl 03.00 wita 18 Oktober 2024”, ungkap Direktur RSUD Lewoleba, drg. Yoseph Freinandemets Paun, 18 Oktober 2024.

Yos Paun lebih jauh menjelaskan usai dioperasi tim dokter melakukan visits dan merekomendasikan untuk dipulangkan, 19 Oktober 2024.

Amnion graft atau transplantasi selaput amnion adalah prosedur medis yang menggunakan selaput ketuban untuk mengembalikan permukaan maya. Prosedur ini dilakukan untuk berbagai tujuan, merekonstruksi permukaan mata setelah berbagai prosedur, sebagai cangkok untuk pelelehan permukaan mata, sebagai perban untuk mempercepat penyembuhan dalam kasus defek epitel persisten atau peradangan permukaan mata.

Amnion graft memiliki manfaat biologis dan fisik, yakni mengurangi gesekan kelopak mata, mencegah pembentukan simblefaron, mengurangi peradangan, meningkatkan pertumbuhan epitel, mencegah jaringan parut dan mencegah neovaskularisasi.

Masyarakat Lembata mengucapkan terimakasih kepada tim dokter RSUP Sanglah yang sudah bergerak cepat menangani operasi Meisya.

“Terimakasih untuk tim dokter RSUP Sanglah yang sudah dengan profesional menangani operasi mata anak Meisya.Terimakasih”, Yoan Lucano salah satu warga Lewoleba 

Untuk diketahui bahwa MW siswi SMP negeri satu Nubatukan kabupaten Lembata propinsi NTT merupakan korban penyiraman air keras (Soda api) .  Semua biaya rujukan ditanggung Pemerintah Kabupaten Lembata bersama beberapa komunitas yang menggalang dana peduli MW.

Gadis 13 tahun mengalami luka parah di mata, kedua pelipis dan bibir akibat siraman air keras oleh pelaku  Carles Arif (45) alias Ko Ci pada Senin (14/10) pagi di bilangan Kota Baru, Lewoleba diizinkan tim medis untuk dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar hari ini, 17 Oktober 2024.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

DPRD Lembata desak Dinas Pendidikan Segera Bereskan Sengketa SD Inpres Hama Hena Ileape.

Menurut FGL, warga Korban Bencana Tidak Boleh Dibebani Masalah Baru "Ingatlah, warga yang menempati lokasi ini adalah

| Senin, 21 September 2026
PLN UID Sulselrabar Disorot! AMPERA Pertanyakan Nasib Hak Pelanggan di Tengah Pemadaman Bergilir

AMPERA menilai persoalan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai pembahasan di ruang rapat. Di tengah pemadaman yang

| Sabtu, 19 September 2026
Festival Sastra Kepulauan IX, Panggung Kebudayaan yang Menyatukan Beragam Suara

Pembukaan festival dilakukan Wahida, S.S., M.A., yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Toha Machs

| Sabtu, 19 September 2026
Kejar Batas Pendaftaran 30 September, PWI Sulsel Geber Persiapan Atlet Porwanas XV

Ketua PWI Sulsel, Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, mengungkapkan bahwa pergerakan sejak awal sangat krusial agar persiapa

| Sabtu, 19 September 2026
Lembata Dapat Rp20 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah, Dinas Minta Laporan Fisik

Program yang mencakup 62 sekolah tersebut, telah berjalan di 46 sekolah yang tersebar di sembilan kecamatan, bahkan prog

| Jumat, 18 September 2026
Kajari Luwu Timur Tegaskan Tak Akan Mundur Usut Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Vale

Berthy memastikan proses hukum kedua perkara tersebut terus berjalan dan penyidik tidak akan menghentikan langkah sebelu

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8