Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi Tegas, Perintah Jajaran Mengedepankan Edukasi Hukum Sebelum Sebelum Tindakan

Kapolres Lembata berjanji segera melakukan analisa dan evaluasi (anev), guna menertibkan ulah oknum aparat nakal tersebut

Indonesiasurya
Jumat, 03 Oktober 2025 | 10:27:43 WIB
Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi

Indonesiasurya.com, Lembata - Keresahan yang dialami sejumlah UMKM dan Lembaga pendidikan/sekolah di Lembata juga kontraktor yang didatangi aparat penegak hukum (APH) yang tersiar kabar meminta upeti dengan modus mencari kesalahan oleh Kapolres Lembata, diminta untuk dihentikan.

AKBP Nanang Wahyudi menegaskan jajarannya untuk mengedepankan edukasi hukum sebelum mengambil tindakan hukum

"Kalau mereka menyimpang, tegur, bina dan minta mereka memperbaiki tapi jika mereka tidak mengindahkan barulah kita tindak" ungkap Kapolres Nanang

Lanjut Kapolres, pihaknya sudah launching reformasi di tubuh polri jadi para anggota akan diawasi, baik yang gaya hidup hedon, maupun prilaku yang menyimpang dari peraturan kepolisian dan itu semua akan dilaporkan ke Mabes Polri ungkap Nanang.

Ia juga mengatakan, terkait Anggota yang melanggar etika, pidana dan disiplin akan kita hadapi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Muhamad Ciputra Abidin.,Tr.K.,M.Si dihadapan Kapolres Mejelaskan bahwa memang langkah yang diambilnya baru akan dilaporkan ke Kapolres namun jika diperintahkan untuk hentikan dirinya akan hentikan.

Ciputra pada kesempatan itu pula menjelaskan Ikhwal merebaknya informasi UMKM resah. Ia mengatakan, saya kumpulkan teman-teman unit bahwa informasi soal warung dan umkm sudah di lakukan pulbaket dari masa kasat yang lama terkait limba hasil produksi makanan

Ia mengatakan, Ada warung yang buang limbah makan, minyak jelata di selokan atau lokasi sekitar warung jadi kami datangi berikan penjelasan untuk mereka hentikan pembuang hasil limba karena akan mencemari lingkungan

Sementara terkait pemasangan police line di Lembata Bakry itu dirinya didampingi Kanit tipiter dan anggota terjun langsung ke lokasi sebab, limba produksi dari tungku oven dibuang di halaman belakang tempat usaha dan inilah yang kita cegah agar lingkungan tidak dirusak oleh limbah produksi.

"Kami minta agar pelaku usaha ini membuat Ipal agar lingkungan tidak bau dan tercemar" ujar Kasatres Lembata

Terkait perataan tanah berbukit di tanah merah kecamatan ilepae, kasat Ciputra menjelaskan bahwa memang itu lahan pribadi namun, menjual tanah atau material yang sudah dikomersilkan itu sudah menjadi obyek pajak yang mesti ditarik retribusi pajaknya. Sebab itulah kita minta pemiliknya untuk lengkapi dokumennya.

"Kami sudah lakukan pemeriksaan terhap tiga orang yakni operator alat berat dan supir dan kami hanya minta agar dokumennya di lengkapi" ungkap Ciputra

Sementara itu terkait sekolah, saya juga turun lapangan dan kita liat dindingnya retak, pemasangan keramiknya tidak rata jadi kami minta dokumen ke skolah juga ke dinas. Akan tetapi jelas Ciputra pihak ketiga yang kita panggil untuk klarifikasi juga belum datang dan berikan klarifikasi.

Kapolres Nanang di akhir pertemuan dengan awak media berjanji segera melakukan analisa dan evaluasi (anev), guna menertibkan ulah oknum aparat nakal tersebut.

"Saya akan segera melakukan anev baik kepada anggota polres maupun polsek di seluruh Lembata. Beberapa waktu belakangan masih banyak kesibukan. Tetapi akan segera saya lakukan Anev," ujar Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Anggaran Terbatas, Tahun 2026 Di Lembata Nyaris Tak Ada Paket Proyek Yang Di Tender

Paket pekerjaan apbd tahun 2026 lebih pada pengadaan langsung karena, pagu di bawah 200 juta dengan metode e-katalog" un

| Rabu, 03 Juni 2026
Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 100