Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Longsor Picu Megatsunami Setinggi 200 Meter Hantam Greenland

Para peneliti menyimpulkan bahwa 25 juta meter kubik batu – volume yang setara dengan 25 Gedung Empire State – menghantam air, menyebabkan “mega-tsunami” setinggi 200 meter

Indonesiasurya
Minggu, 15 September 2024 | 18:57:11 WIB
Foto

Jakarta,Indonesiasurya.com -September 2023 para ilmu baru mengetahui bahwa, Greenland dihantam Mega tsunami anehnya insiden terjadi setahun sebelumnya. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/penjabat-bupati-lembata-jika-geothermal-itu-memiliki-dampak-negatif-dan-merusak-lingkungan-serta-masyarakat-sekitar-maka-kita-tolak

Para peneliti menyimpulkan bahwa 25 juta meter kubik batu – volume yang setara dengan 25 Gedung Empire State – menghantam air, menyebabkan “mega-tsunami” setinggi 200 meter

Mega tsunami itu terjadi karena tanah longsor di Fjord Greenland. Akibatnya memicu gelombang air setinggi 200 meter, dikutip dari IFL Science, Jumat (13/9/2024).

Kejadian Mega tsunami cukup mengejutkan karena tidak diketahui secara langsung. Bahkan para peneliti kebingungan dengan aktivitas tersebut, dan hanya mengetahui sedikit informasi saja.

"Saat kami mulai petualangan ilmiah, semua orang bingung dan tidak ada seorangpun yang paham," ujar Kristian Svennevig dari Survei Geologi Denmark dan Greenland. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/terkait-rencana-pengeboran-panas-bumi-atadei-pemuda-atakore-desak-pln-hadirkan-ahli-geologi-geofisika-geokimia-dan-kebencanaan

Dia melanjutkan, "kami hanya tahu kaitannya dengan tanah longsor. Kami berhasil memecahkan teka-teki ini lewat upaya interdisipliner dan internasional yang besar".

Dalam sebuah makalah baru oleh Svennevig dan timnya, terungkap gelombang Mega tsunami terjadi selama seminggu. Dilaporkan gelombang Mega tsunami tegak lurus dengan arah tsunami awal.

Menurut mereka, longsor kemungkinan terjadi karena 'kiamat' perubahan iklim. Karena adanya perbedaan suhu ekstrem musim panas dan musim dingin, musim semi jadi waktu longsor di Greenland.

Bukan hanya itu, ada beberapa hal yang berkontribusi pada longsor. Mulai dari lapisan es yang mencair, kurangnya penopang es dan perubahan pola presipitasi.

Dari perhitungan para peneliti, setidaknya 25 juta meter kubik batu dan es jatuh dari lereng 45 derajat sepanjang 600-900n meter ke samping Fjord. Sebagai perbandingan, volumenya hampir dua kali lipat bangunan terbesar dunia, pabrik Boeing Everett. .

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/carut-marut-pelabuhan-laut-balauring-kado-harhubnas-untuk-syahbandar-lembata

Peristiwa di Dickson Fjord, Dr. Hicks menambahkan, “mungkin merupakan pertama kalinya peristiwa perubahan iklim berdampak pada kerak di bawah kaki kita di seluruh dunia.” 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/proyek-jalan-lerahinga-banitobo-makan-korban-ini-rincian-anggaran

Citra satelit juga mengungkapkan adanya empat longsoran baru dan satu longsoran lain. Sumber : (CNBC Indonesia - progresnews)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pasien, RSU Bukit Lewoleba Lembata, Padukan dua Dokter Muda

"Kami dua bulan tanpa dokter spesialis dan sekarang kita sudah punya"ungkap Mantan Deken Lembata dengan senyum.

| Sabtu, 18 Juli 2026
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 12